Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Istri Wali kota Bitung Terpilih dan KSOP Terjang Lumpur, Bawa Bantuan

Sedikitnya 46 titik lokasi terkena banjir. Ketinggian air mulai 10 Cm hingga 1,5 meter. Longsor mengakibatkan satu korban jiwa.

Isitmewa
Piki DPC Kota Bitung dan KSOP Kota Bitung, turun langsung membantu baik tenaga dan bahan makanan ke korban musibah bencana alam tanah longsor dan banjir di Kota Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Kota Manado Provinsi Sulut, belum lama ini kembali alami bencana alam.

Tanah longsor dan banjir melanda kota itu, banyak rumah  warga yang hancur dan porak-poranda.

Terakhir pada Jumat 21/1/2020, banjir dan longsor kembali terjadi. Memakan korban jiwa.

Sedikitnya 46 titik lokasi terkena banjir. Ketinggian air mulai 10 Cm hingga 1,5 meter. Longsor mengakibatkan satu korban jiwa.

Kondisi ini membuat sejumlah pihak di Kota Bitung merasa terpanggil untuk ikut memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak.

Seperti yang dilakukan Ir Rita Mantiri Tangkudung Wakil ketua TP PKK Kota Bitung, yang juga istri Ir Maurits Mantiri MM Wali kota Bitung terpilih dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bendahara Sinode GMIM.

Murni keinginannya, untuk membantu korban bencana datang bersama pengurus DPC Persatuan Intelegensia Kristen (Piki) Kota Bitung.

Trut juga bersama dalam gelaran amal ini yakni kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung dipimpin Kepala KSOP Bitung, Mursidi datang langsung ke lokasi bencana.

Mereka nampak tidak menghiraukan jalanan yang masih penuh dengan becek dan lelumpuran yang  menganga di pelataran rumah warga.

"Ya, ini bentuk dan wujud kepedulian kami terhadap musibah bencana di Kota Manado. Kami melakukan kegiatan berbagi kasih memberi makanan siap saji dan air minum di 3 titik bencana di Perkamil dan 1 titik di Malendeng Sabtu kemarin," kata Ir Rita Mantiri Tangkudung didampingi dr Pitter Lumingkewas Ketua DPC Piki Kota BItung Minggu (24/1/2021).

Selain bantuan makanan dan minuman, pihaknya juga memberikan masker dan uang meski kecil kiranya bisa sedikit membantu kesusahan di tengah gumul duka yang dirasakan para korban musibah.

Sementara itu keluarga besar KSOP Bitung di waktu yang sama dan tempat berbeda, memberikan bantuan berupa mie instan, air mineral, pakaian layak pakai, popok bayi dan obat-obatan kepada korban banjir  di posko bencana pengadilan agama Manado, Kelurahan Malendeng, Kota Manado.

Tak hanya itu yang diberikan, 20 personil KSOP Bitung juga turun langsung membersihkan lima rumah keluarga yang masih tergenang lumpur.

Milik keluarga Reppy - Polii, Jolly Lumenta-Longdong, Reki Peda-Porayow, Abas-Sidik, Pelealu – Londa  dan Kantor Lurah Malendeng, yang berada di Welong Abadi, lingkungan 6, Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado.

"Bantuan bahan makanan yang diberikan belum seberapa tapi itulah ketulusan dari KSOP Bitung untuk Korban banjir. Ini merupakan aksi sosial KSOP Bitung untuk membantu meringankan beban masyarakat yang ditimpa bencana alam, kami berharap bantuan yang kami berikan bisa membantu para keluarga yang menjadi korban bencana," kata Mursidi.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved