Manado Banjir
Banjir Parah dan Longsor Landa Manado, Minut dan Minahasa. Macet di Banyak Titik
Sedangkan dari kendaraan dari Kota Tomohon untuk saat ini dilarang ke Manado untuk hindari banjir dan longsor di jalan poros Manado - Tomohon.
Kecamatan Tikala
- Banjir parah terjadi di Kelurahan Taas
Kecamatan Paal 2
- Banjir parah terlihat di Kelurahan Malendeng, Ranomuut dan Perkamil.
Tadi sore, banjir di Ranomuut banjir sudah mencapai lutut orang dewasa.

Selain merendam kawasan pemukiman warga, banjir juga ikut merendam kawasan kampus Poltekkes Manado dan kawasan eks pacuan kuda.
Di lokasi tersebut banjir telah setinggi satu meter.
Sedangkan di Minahasa, banjir dan longsor terjadi Kecamatan Pineleng.
Lokasinya berbatasan dengan selatan Kota Manado.
Akibat banjir tersebut, aliran listrik dipadamkan untuk mencegah timbulnya dampak sengatan listrik terhadap warga yang mengalami banjir.
Hujan lebat yang melanda Manado mengakibatkan salah satu sungai, tepatnya Sungai Bahu meluap.
Air sungai masuk ke rumah warga.
Sementara di Minahasa, banjir terjadi di Perumahan Puri Alfa Mas Pineleng.

Hujan lebat juga mengakibatkan longsor di ruas Jalan Manado-Tomohon.
Longsor terjadi di beberapa titik ruas jalan itu.
Informasi Tim SAR, jalur Tomohon ke Manado saat ini ditutup untuk mengantisipasi longsor di wilayah Tinoor.
Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Ben Arther Molle mengatakan, berdasarkan kondisi dinamika atmosfer terkini adanya pusat tekanan rendah atau LPA (1008 hPa) di Laut China Selatan dan LPA (998 hPa) di Laut Timur.