Banjir dan Longsor Manado
PCNU Bolsel Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Manado
Bantuan diserahkan langsung Ketua PCNU Bolsel, Zulkarnain Kamaru kepada Ketua Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Utara (Sulut).
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI --- Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu di Kota Manado.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua PCNU Bolsel, Zulkarnain Kamaru kepada Ketua Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Utara (Sulut), Ulyas Taha, Kamis (21/1/2021).
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PCNU Bolsel kepada warga Manado yang tertimpa bencana alam,” kata Zulkarnain yang juga ketua komisi II DPRD Bolsel.
Ia pun berharap bantuan tersebut dapat membantu dan mengurangi beban dan derita warga Manado yang terkena bencana.
“Semoga warga yang terkena bencana diberikan kesabaran, dan kondisinya bisa kembali normal.” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PWNU Sulut, Ulyas Taha, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PCNU Bolsel yang sudah berempati dengan membantu warga manado yang terdampak bencana.
“Semoga bantuan ini bisa membantu dan mengurangi derita warga terdampak bencana,” ujarnya.
Turut hadir dalam agenda kemanusiaan itu di antaranya: Noldi Tangahu Sekretaris IKA PMII Bolsel dan Irfan Eyato Wakil I Sekretaris Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bolsel.
26 Cafe Rusak
Banjir rob yang menerpa Manado berhasil meluluhlantahkan 26 Cafe di tepian pantai Megamas Manado.
Hal ini dikatakan oleh Endi Harahap Legal PT Megasurya Nusa Lestari ketika dihubungi Tribun Manado.
Ia mengaku dari data yang diterima pihaknya ada 26 Cafe dan tempat makan yang rusak berat diterjang banjir rob.
"Semuanya ada 26 Cafe dan restoran dan mereka tak bisa beroperasi hari ini," aku dia.
Pihaknya memastikan akan langsung memperbaiki cafe serta rumah makan yang rusak akibat banjir rob.
"Secepatnya kita perbaiki sebagai tanggung jawab sebagai pengelola kawasan bisnis Megamas," ujarnya.
Endi juga memastikan jika pihaknya sudah mulai membersihkan kawasan Megamas dari sampah dan material yang dibawa ombak.
"Kita sudah mulai bersihkan, dan semoga tidak ada ombak yang tinggi lagi," ungkapnya.
Parkir Didepan Ruko
Para nelayan asal Kecamatan Sario terpaksa mengungsikan perahu mereka.
Pasalnya ombak setinggi tiga meter yang melanda Kota Manado, sudah merusak banyak perahu yang parkir di pantai Megamas.
Alhasil para nelayan tersebut terpaksa mengevakuasi perahu mereka didepan ruko yang ada di kawasan bisnis Megamas Manado.
Djufri Salim salah satu nelayan mengatakan jika mereka tak ada pilihan selain memindahkan perahu ke depan ruko.
"Soalnya ditepi pantai ombak masih tinggi sampai sekarang. Jadi kami takut perahu rusak," aku dia.
Pria 31 tahun ini mengaku jika ombak tinggi yang melanda Manado benar-benar menghambat mata pencaharian para nelayan.
"Kami bisa apa kalau seperti ini? Cari ikan saja susah," ucapnya.
Dirinya mengaku sudah mendapatkan himbauan dari pemerintah agar tidak melaut.
"Himbauannya sudah disampaikan pada kami. Jadi sampai keadaan membaik, kami tak bisa melaut," tegasnya.
Cafe dan Restoran Rusak
Selain menghantarkan timbunan sampah, gelombang tinggi yang melanda Kota Manado juga merusak restoran di tepian pantai.
Yah, kawasan Megamas Manado memang identik dengan banyaknya tempat kuliner.
Namun tempat kuliner yang biasa ramai dikunjungi warga harus rusak karena diterjang ombak.
Amatan Tribun Manado, beberapa restoran yang rusak diterjang ombak diantaranya Balapan Manado, Soto Rusuk Ko Petrus, hingga tenan-tenan di Jangkar Manado.
Billy Soputan, salah satu karyawan mengaku jika resto tempat dirinya bekerja harus tutup cepat kemarin.
"Sejak sore sudah tutup, karena ombaknya sudah san dekat dengan badan cafe," aku dia.
Ia mengaku jika semua fasilitas seperti toilet, kursi, meja makan, hingga kompor, rusak karena ombak.
"Rata-rata cafe yang di tepi pantai Megamas rusak diterjang ombak tadi malam," aku dia.
Sekedar informasi, pasca diterjang ombak setinggi tiga meter tadi malam.
Pagi ini kawasan Megamas Manado penuh dengan sampah plastik.
Amatan Tribun Manado, terlihat warga nampak melihat dan memantau keadaan di Megamas Manado.
Para pekerja di ruko-ruko Megamas juga nampak membersihkan sampah kayu dan plastik yang menutup pintu kantor mereka.
Selain sampah plastik, gelombang tinggi juga membawa batu-batu penahan ombak masuk kawasan Megamas.
Ari Manadalika salah satu satpam di Megamas Manado mengatakan sudah banyak warga yang datang sejak pagi.
"Mereka ingin lihat keadaan Megamas, bahkan ada yang sudah sejak subuh," ujarnya.
Ia mengaku saat ini pihaknya sedang berupaya membersihkan sampah dan bebatuan yang dibawa ombak ke Megamas.
"Proses pembersihannya sudah dilakukan tapi memang kerusakannya juga sangat banyak," bebernya.
Air Laut Masuk Mall
Cuaca ekstrim yang melanda Kota Manado membuat gelombang laut naik.
Bahkan gelombang laut yang tinggi berhasil masuk hingga ke parkiran salah satu mall di Manado yakni Manado Town Square (Mantos).
Menurut Irene salah satu pekerja di Mantos mengatakan jika gelombang tinggi sudah terjadi sejak sore.
Namun, para pengunjung masih banyak yang mengacaukan hal tersebut.
"Semakin malam, gelombangnya kian naik. Bahkan sampai ke parkiran," ujarnya.
Ia menambahkan gelombang yang masuk hingga ke parkiran membuat para pengunjung berlari dan menyelamatkan kendaraan mereka.
"Banyak yang lari ke parkiran dan amankan motor mereka," ungkapnya.
Dirinya membeberkan jika gelombang yang tinggi juga berhasil masuk sampai pintu Mantos.
"Ini yang bikin panik pengunjung, karena sudah banyak air di pintu masuk, jadi banyak yang keluar ke parkiran," aku dia.
Wanita 27 tahun ini mengaku jika baru kali iki melihat gelombang yang tinggi seperti ini.
"Baru kali ini ada gelombang yang masuk ke parkiran mall," tegasnya. (Nie)
Baca juga: Sambil Nangis Pinangki Minta Ampun kepada Majelis Hakim: Mohon Diberi Kesempatan Kembali ke Keluarga
Baca juga: Kebakaran di Desa Sondana Bolsel, Tetangga Lihat Api dari Dapur Rumah Yasin
Baca juga: Haru! Pemakaman Pramugari Mia, Keinginannya Pulang Terwujud, Bersamaan Dengan Hari Pemakamannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pcnu-kabupaten-bolaang-mongondow-selatan-bolsel-321.jpg)