Breaking News:

Gempa Bumi di Talaud

Gempa di Talaud Berjenis Gempa Menengah, Warga Manado Rasakan Seperti Ada Truk Berlalu

BMKG mengatakan, gempa bumi yang mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, merupakan jenis gempa bumi menengah.

Twitter BMKG
Gempa Talaud Sulut Magnitudo 7,1 SR 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, gempa bumi yang mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, merupakan jenis gempa bumi menengah.

Gempa ini terjadi karena adanya aktivitas subdiksi lempeng Filipina.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setio Prayitno mengatakan, gempa tersebut dirasakan daerah Melonguane, Tahuna, dan Ondong.

Warga Manado hingga Bitung, Galela, Gorontalo, Morotai, Halmahera Utara, dan Halmahera Barat pada tingkat II-III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Selanjutnya, Bolaang Uki terasa pada skala II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Gempa juga disebut terasa di Ternate, Sofifi, Halmahera Tengah pada skala I-II MMI atau getaran tak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

Gempa juga disebut terasa di Ternate, Sofifi, Halmahera Tengah pada skala I-II MMI atau getaran tak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

Pusat gempa diketahui berada di 132 kilometer (Km) Timur Laut Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada kedalaman 119 km.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Bambang.

Berdasarkan monitoring BMKG hingga pukul 19.39 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Meskipun demikian, Bambang meminta masyarakat tetap tenang dan tak terpengaruh berita bohong.

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," katanya.(*)

Editor: muhammad irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved