Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Sriwijaya Air Resmi Serahkan Santunan Kecelakaan SJ-182, Segini Total Uang yang Diterima Ahli Waris

“Hari ini akan menjadi awal dari proses penyerahan santunan Sriwijaya Air kepada keluarga penumpang," jelasnya. 

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Tribun Timur
Sri Wahyuni (kiri) anak Rusni (44) korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. (ilustrasi korban Sriwijaya ) 

Sementara Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena menyampaikan bahwa Sriwijaya Air berkomitmen untuk menyelesaikan santunan bagi ahli waris penumpang SJ-182 dengan sebaik-baikya.

“Hari ini akan menjadi awal dari proses penyerahan santunan Sriwijaya Air kepada keluarga penumpang," jelasnya. 

Santunan yang akan kami serahkan kepada pihak ahli waris adalah senilai Rp 1,25 miliar sesuai peraturan pemerintah dan tambahan senilai Rp 250 Juta sebagai santunan ganti rugi lain-lain. 

Dengan begitu maka total santunan yang Sriwijaya Air berikan adalah Rp 1,5 miliar. 

"Kami akan terus memastikan proses penyerahan santunan ini dapat berjalan baik dan lancar hingga seluruh ahli waris menerima haknya,” terang Jefferson.(*)

PT Jasa Raharja Beri Santunan

Hingga hari Sabtu 16 Januari 2021 kemarin, sudah ada 17 nama korban yang telah teridentifikasi tim DVI Polri.

Dan kepada keluarga dari 17 korban sudah diserahkan santunan

Santunan diserahkan oleh PT Jasa Raharja.

Hingga Sabtu (16/1) santunan sudah diberikan kepada keluarga dari 17 korban.

"Atas nama Dewan Komisaris, Direksi, dan keluarga besar PT Jasa Raharja turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," kata Budi Rahardjo sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja sebagai Member of Indonesia Financial Group (IFG).

Direktur Operasional PT Jasa Raharja Amos Sampetoding menyampaikan dalam memberikan santunan pihaknya melakukan proses secara cepat dengan kurun waktu 1 x 24 jam setelah hasil identifikasi keluar.

"Kemarin sudah kami serahkan 16, dan hari ini 1 lagi. Sebelum jam 17.00 WIB sudah akan kami serahkan ke 1 keluarga korban sisanya," kata Amos dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (16/1/2021).

"Dari 17 korban yang sudah teridentifikasi, kami punya tugas berikan santunan secepat - cepatnya tidak lebih dari 1 x 24 jam," tuturnya.

Amos menegaskan negara hadir dalam peristiwa kemanusiaan ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved