Ombak Tinggi di Bolmong
Abrasi di Sejumlah Titik, Pesisir Bolmong Rawan, DPRD Minta Dirikan Tanggul
Abrasi mengancam wilayah pesisir pantai utara (Pantura)Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Abrasi mengancam wilayah pesisir pantai utara (Pantura)
Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Ini tanda awas bagi ratusan warga yang menghuni pesisir pantai tersebut.
Data yang dihimpun Tribun, terdapat tiga kejadian kerusakan rumah yang dipicu abrasi pantai sepanjang Senin (18/1/2021).
Selain di Desa Motabang dengan total kerusakan 9 rumah dengan 151 rumah terdampak,
kerusakan rumah akibat abrasi terjadi di Desa Poigar.
Baca juga: Fasilitas Stimulus Pajak Covid-19 Diperpanjang hingga Akhir 2021
Baca juga: Selangkah Lagi CS-WL Ditetapkan Sebagai Pemenang Pilwako Tomohon, KPU Tunggu BRPK
Baca juga: Tak Rasakan Efek Samping, dr Jacob Pajan Imbau Masyarakat Jangan Takut Vaksin
Baca juga: Korban Akui Ada Aroma Bunga Melati Sebelum Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Pergi, Sempat Rekam Situasi
Sebanyak tiga rumah hancur dan lainnya rusak ringan.
Hal yang sama terjadi di Desa Nonapan, Poigar.
Kejadian lainnya di Loni, Desa Labuan Uki.
Dapur sejumlah rumah dalam posisi tergantung setelah bagian bawahnya rontok disapu ombak.
Anggota DPRD Bolmong dari PKB Supandri Damogalad mendesak pemerintah membangun tanggul di beberapa titik padat penduduk.
"Tanggul harus segera dibuat untuk menjamin keamanan warga," kata dia kepada Tribun Manado
Selasa (19/1/2021) siang di kantor DPRD Bolmong.
Pemkab juga diminta mengambil solusi jangka pendek dengan menyusun tanggul sementara.
Anggota DPRD Bolmong dari PDI Perjuangan Wolter Barakati juga mendesak Pemkab segera membangun tanggul untuk melindungi warga.
"Saya minta agar hal ini diseriusi," kata dia.
Menurut Wolter, kawasan Poigar sudah sering dilanda abrasi. Selama ini, belum ada
upaya untuk mengatasi hal tersebut.
Kaban BPBD Bolmong Syahril Mokoagow mengatakan, pihaknya sudah melakukan asesmen di semua lokasi abrasi.
Baca juga: Tanggapan IDI soal Beredar Pesan Berantai Sebut Vaksinasi ke Presiden Gagal, Suntik Tak Tembus Otot
Baca juga: Ada Kemiripan, Kisah Istri Syekh Ali Jaber dan Istri Ustaz Arifin Ilham Ketika Ditinggalkan Suami
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Boltim Masih Stabil, Beras 1 Kg Rp 11 Ribu dan Cabai Rawit Rp 45 Ribu perKg
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/warga-bangun-tanggul.jpg)