News
Yang Terjadi Jelang Pelantikan Presiden Terpilih Joe Biden
50 negara bagian AS dan District of Columbia (DC) waspada terhadap kemungkinan aksi kekerasan akhir pekan ini.
Gubernur Virginia Ralph Northam mengatakan pada konferensi pers pada Kamis (14/1/2021), "Jika Anda berencana untuk datang ke sini atau ke Washington dengan niat buruk di hati Anda, Anda perlu berbalik sekarang dan pulang."
"Anda tidak diterima di sini, dan Anda Tidak diterima di ibu kota negara kita. Dan jika Anda datang ke sini dan bertindak, Virginia akan bersiap," terangnya.
Para pengamat yakin negara bagian yang mengalami pertempuran pemilu AS 2020 yang berlarut-larut, paling berisiko mengalami aksi kekerasan.
Salah satunya, Michigan. Sehingga, di sana telah didirikan pagar setinggi 6 kaki (1,8 meter) di sekeliling ibu kotanya di Lansing.
"Kami bersiap untuk yang terburuk, tetapi kami tetap berharap bahwa mereka yang memilih untuk berdemonstrasi di gedung DPR kami, melakukannya dengan damai," kata Direktur Polisi negara bagian Joe Gasper pada Jumat (15/1/2021).
Jumlah polisi di gedung DPR akan meningkat hingga setidaknya pertengahan Februari, tambahnya.
Suzanne Spaulding, mantan wakil menteri untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri, mengatakan pihak berwenang yang melakukan langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan dapat menjadi pencegah yang efektif terhadap potensi kerusuhan.
“Salah satu cara Anda yang dapat mengurangi masalah adalah dengan menguatkan bentuk keamanan,” kata Spaulding, sebagaimana yang dikutip dari Reuters pada Minggu (17/1/2021).
Pria yang sekarang menjabat sebagai penasihat senior di Pusat Kajian Strategis dan Internasional, menambahkan, "Cobalah untuk menghalangi orang untuk mencoba melakukan sesuatu.” (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pelatihan-pelantikan-joe-biden-ditunda-ada-masalah-keamanan-terjadi-di-as-batal-ke-washington.jpg)