Banjir Longsor di Manado
BREAKING NEWS - Basarnas Manado Lanjutkan Pencarian Korban Longsor di Jalan Sea
Basarnas Manado melanjutkan pencarian satu korban longsor yang terjadi di Jalan Sea, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Minggu (17/1/2021).
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -- Setelah sempat dihentikan karena tingginya curah hujan, Basarnas Manado kembali melanjutkan pencarian satu korban longsor.
Pencarian ini bertempat di Jalan Sea, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Minggu (17/1/2021).
Pencarian kali ini cukup dibantu banyak warga masyarakat, serta anggota TNI dan Polri.
Satu alat berat juga diturunkan dalam proses pencarian.
Kepala Basarnas Manado Sinaga, mengatakan jika pihaknya terpaksa menghentikan pencarian pada kemarin malam karena cuaca yang buruk.
"Kami tak mau ambil resiko, jangan sampai ada longsor susulan," kata dia.
Ia mengaku sekitar 17 personil Basarnas Manado diturunkan dalam proses pencarian korban.
"Kurang lebih 17 personil dibantu TNI dan Polri serta masyarakat," aku dia.
Dirinya berharap proses pencarian hari ini bisa membuahkan hasil maksimal.
"Semoga hari ini bisa ditemukan," tegasnya.
Sebelumnya diketahui, peristiwa longsor pada Jumat (16/1/2021) di jalan Sea, menimbun dua orang korban.
Keduanya yakni Meini Pondaag dan San Hasan.
Meini Pondaag berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Sedangkan San Hasan masih dalam proses pencarian. (Nie)
Baca juga: Laporan dari BNPB Menyebut Jumlah Korban Gempa di Sulawesi Barat Bertambah Menjadi 56 Orang
Baca juga: Aksi Heroik Suster Mia Selamatkan Bayi di Inkubator Saat Gempa Mengguncang hingga Tertimpa Bangunan
Baca juga: UPDATE Korban Meninggal Akibat Gempa di Sulbar, Mencapai 56 Orang dan 637 Korban Luka-luka
6 Orang Jadi Korban
Bencana longsor yang terjadi di Kota Manado akibat curah hujan yang tinggi memakan korban jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/encarian-satu-korban-longsor-yang-terjadi-di-jalan-sea-minggu-1712021.jpg)