Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Bumi Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Kembali Guncang Majene Pagi Tadi

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), gempa bumi magnitudo 5,0 di Majene terjadi pada pukul 06.32 WIB.

(ANTARA FOTO/AKBAR TADO)
Warga mengamati Gedung Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang rusak akibat gempa bumi, di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). Petugas BPBD SUlawesi Barat masih mendata jumlah kerusakan dan korban akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 tersebut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi kembali menerjang Majene, Sulawesi Barat.

Sabtu (16/1/2021), Gempa bumi terjadi lagi di Kabupaten Majene dan sekitarnya.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), gempa bumi magnitudo 5,0 di Majene terjadi pada pukul 06.32 WIB.

Baca juga: Gempa Bumi Guncang Bitung Sulawesi Utara, Berkekuatan 5.2 magnitudo, Tidak Berpotensi Tsunami

Pusat gempa berada di darat pada 20 kilometer Timur Laut Majene. Koordinat lokasi gempa pada 2.89 LS - 119.03 BT.

Titik gempa Majene pada kedalaman 10 kilometer.

Hingga berita ini ditulis belum ada laporan terkait dampak gempa bumi di Majene.

Sebelumnya kemarin Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan adanya potensi gempa susulan yang berakibat tsunami di Majene, Sulawesi Barat.

UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari

Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) melaporkan data terbaru terkait gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, hingga Sabtu (16/1/2021) pukul 02.00 dini hari.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, setidaknya hingga pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat di Provinsi Sulawesi Barat, ada 189 orang di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat.

"189 orang tersebut di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat pascagempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1/2021)," kata Raditya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.

"Sedangkan di Kabupaten Majene, sekitar 637 orang mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan rawat jalan serta kurang lebih 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian," kata dia.

Raditya mengatakan, saat ini pasien yang dirawat di rumah sakit terdampak juga telah dievakuasi sementara ke RS Lapangan.

Selain itu, Pusdalops BNPB juga melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa tersebut mencapai 42 orang, dengan rincian 34 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane.

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, dan Kabupaten Polewali Mandar, kata Raditya, masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian serta berkoordinasi dengan TNI-Polri, Basarnas, relawan, dan instansi terkait dalam upaya pencarian para korban terdampak gempa tersebut.

Baca juga: Arti Mimpi Gempa Bumi, Bisa Jadi Pertanda Perubahan atau Bahkan Kehancuran, Ini Tafsir Lengkapnya

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved