Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir Longsor di Manado

Cuaca Buruk, Tiga Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado

Cuaca buruk menyebabkan beberapa penerbangan ke Manado terpaksa dialihkan ke bandara lain. Bahkan ada yang terpaksa kembali ke bandara asal.

Tayang:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
pixabay.com
Ilustrasi cuaca buruk - Cuaca buruk menyebabkan beberapa penerbangan ke Manado terpaksa dialihkan ke bandara lain. Bahkan ada yang terpaksa kembali ke bandara asal. 

Seperti sebagian di Jalan  A. Yani Manado yang tergenang akibat luapan anak Sungai Sario.

Air naik setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 50 cm menggenangi jalan yang menghubungkan Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Bethesda dan Mongisidi tersebut.

Genangan lumayan panjang, dari depan KONI-Ajenrem hingga simpang empat Taspen-Granada.

Hal ini membuat kendaraan macet. Mobil dan motor masih bisa lewat namun perlu berhati-hati.

Antrean kendaraan mengular hingga Jalan Samrat. Karena satu arah, kendaraan menumpuk di dua lajur depan KONI Sario.

Pantauan Tribun Manado, petugas dari Polresta Manado sibuk mengatur kendaraan yang hendak lewat. Mereka dibantu warga setempat.

Beberapa kendaraan terpaksa didorong karena mati mesin ketika melewati genangan. Pengendara motor banyak yang terpaksa mendorong tunggangannya. (ndo)

Sejumlah Wilayah Tergenang Air, Taas Lingkungan 2 hingga Sario

Hujan deras yang mengguyur Kota Manado sejak pagi membuat sejumlah wilayah mulai tergenang. 

Air mulai naik dan menggenangi permukiman warga Sabtu sore sekitar pukul 14.30 Wita. 

Tingginya intensitas hujan serta tak mampunya drainase menampung debit air menyebabkan luapan. 

Sejumlah wilayah yang tergenang di antaranya, Taas lingkungan 2, Tikala Kumaraka, Tuminting dan Sario kompleks belakang Taspen. 

Di Taas lingkungan dua yang notabene langganan banjir manakala hujan turun relatif lama, air naik setinggi lutut. 

"Saat ini warga sudah siap-siap mengungsi. Saya baru mengungsikan motor," ujar Yaziin Solichin, warga Taas, Kacamata Tikala. 

Ia bilang, air mulai naik sejak tengah air dan permukaan bertambah tinggi seiring tak redanya hujan

"Semoga hujan segera berhenti," katanya. 

Pantauan Tribun, sejumlah ruas jalan utama di Manado juga tergenang. Seperti yang tersaji di Jalan A. Yani, tepatnya dari depan PLN Manado hingga depan Taspen. Air meluap, tingginya sekitar 30 cm di atas aspal. 

Di Tikala, air menutupi jalan di sekitar SPBU Tikala dan sekitarnya hingga ke arah Lapangan Sparta. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved