Bencana
Awas Banjir dan Longsor, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Agar Mengurangi Risiko Bencana
Kepala Pusat DIK BNPB Agus Wibowo mengungkapkan bahwa bencana merupakan peristiwa berulang. Karena itu, kita harus selalu siaga bencana.
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah daerah di Indonesia dilanda bencana banjir dan longsor. Termasuk di Kota Manado, Sulut. Karena itu, 5 hal ini perlu dilakukan masyarakat agar Mengurangi Risiko bencana.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) telah rutin mengingatkan potensi bencana banjir dan longsor akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Agus Wibowo kerap mengungkapkan bahwa terjadinya bencana merupakan peristiwa berulang.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu siap siaga jika ada bencana yang datang.
"Bencana adalah urusan bersama dan merupakan peristiwa yang berulang. Potensi bencana besar pasti akan terjadi, namun kita tidak pernah tahu kapan waktu akan terjadinya," ujar Agus beberapa waktu lalu.
Baca juga: Banjir dan Longsor di Manado, 4 Meninggal, 1 Polisi. Ini Lengkap Data Korban
Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Tembok Belakang Gedung Teknik Elektro Unsrat Roboh, Puing-puing Berhamburan
Meski begitu, ia juga menyampaikan bahwa semua pihak terlibat dalam upaya menyelamatkan nyawa manusia dari bencana.
Lantas, apa saja upaya yang harus dilakukan untuk menghadapi bencana?
Berikut beberapa tips menghadapi bencana yang dilansir Kompas.com
Upaya menghadapi bencana
1. Rencana antisipasi bencana, catat nomor telepon penting, dan bentuk WA grup warga.
2. Siapkan perbekalan untuk tiga hari ( Tas Siaga Bencana ).
3. Amankan dokumen penting dan barang berharga.
4. Bentuk komunitas tangguh bencana untuk kerja bakti. Tentukan jalur evakuasi, tempat pengungsian, dan siskamling.
5. Laporkan ke kelurahan, kecamatan atau BPBD di wilayah masing-masing jika ada kerusakan atau tanggul bocor.
Untuk perbekalan tiga hari yang disebutkan, Agus menjelaskan bahwa tiga hari merupakan standar BNPB di Amerika.
"Itu standar BNPB Amerika. Di sana paling lama 3 hari petugas bisa menolong korban," imbuh dia.
Tersengat listrik
Selain hal di atas, persoalan listrik di kala banjir juga menjadi persoalan sendiri.
Agar tidak tersengat listrik di musim hujan PLN juga memberikan imbauan.
Berikut rinciannya:
1. Hindari berteduh di dekat instalasi kelistrikan seperti tiang, gardu, panel PJU dan lainnya.
2. Bila akan melewati genangan banjir, gunakan sepatu boots yang kedap air agar terhindar dari risiko bahaya, seperti bakteri, pecahan kaca, paku dan tegangan listrik bocor.
3. Dalam kondisi basah, gunakan sarung tangan karet bila ingin menyentuh instalasi kelistrikan.
4. Bila menjumpai instalasi kelistrikan yang berpotensi bahaya, beri tanda bahaya dan laporkan ke contact center PLN 123.
Saat banjir mulai surut, masyarakat juga penting memastikan peralatan elektronik maupun instalasi dalam keadaan kering. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hujan-deras-yang-melanda-kota-manado-sabtu-1612021.jpg)