Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Jumat 15 Januari 2021, Amsal 6:9-10: Upah Orang Malas Adalah Kegagalan

orang malas tidak mendapat tempat dalam ruang keberhasilan, kehormatan, kesejahteraan, kesukacitaan, kedamaian dan tidak akan menikmati berkat Tuhan.

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Renungan Harian Kristen: Pembalasan Hak Tuhan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Teman orang malas adalah kebodohan. Warisan orang malas adalah kehancuran. Upah orang malas adalah kegagalan.

Intinya, orang malas tidak mendapat tempat dalam ruang keberhasilan, kehormatan, kesejahteraan, kesukacitaan, kedamaian dan tidak akan menikmati berkat Tuhan.

Orang malas hanya menantikan kesuramannya dalam tidur.

Kerja orang malas hanya tidur mengharapkan kecukupan turun dari langit.

Tapi yang dia tuai adalah kegagalan, kehancuran, kemiskinan dan penderitaan yang tak berujung.

Orang malas, banyak tidurnya.

Baca juga: Update Dampak Gempa di Sulbar, BNPB Catat 3 Meninggal dan Lebih 2.000 Mengungsi. Listrik Padam

Baca juga: Video Detik-detik Mahasiswi Tertabrak Motor Karena Panik Gempa di Sulbar, Terseret Beberapa Meter

Tidur orang malas, tiada berhenti. Bagian hidup orang malas adalah, tidur, tidur dan tidur.

Sebentar tidur, lalu bangun. Kemudian tidur lagi, dan bangun, mengantuk dan tidur lagi.

Demikianlah si pemalas berharap berkat dari tidurnya yang tidak kunjung datang. Akhirnya dia enak di waktu tidur dan menderita saat bangun.

Pengamsal mengungkapkan tentang kehidupan si pemalas adalah kesia-siaan dan kehampaan, karena tanpa harapan dan tanpa kehidupan nyata. Kerjanya hanya tidur saja.

Demikian firman Tuhan hari ini.

"Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?
"Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring." (ay 9, 10)

Tiada pekerjaan yang cocok bagi si pemalas, selain tidur. Pekerjaannya hanya membuang waktu dengan tidur dan tidur lagi. Demikian seterusnya.

Orang malas membuang waktu, orang biasa, memanfaatkan waktu, orang rajin mengejar waktu, orang cerdas dikejar waktu. Di mana kah posisi kita?

Sahabat Kristus, pemalas adalah musuh orang beriman.

Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved