Granat Antik Meledak
Beli Granat di Pasar Antik, Bocah 12 Tewas Kena Ledakan, Granat Perang Dunia II Ternyata Masih Aktif
Beli granat di pasar barang antik membuat nyawa bocah berakhir tragis. Diketahui granat yang dijual dipasar antik tersebut diyakini sudah tak aktif.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Beli granat di pasar barang antik membuat nyawa bocah berakhir tragis.
Diketahui granat yang dijual dipasar antik tersebut diyakini sudah tak aktif lagi.
Namun setelah bocah membeli granat tersebut melah meledak.
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Jumat 15 Januari 2021, Virgo Akan Diperhatikan dan Dihargai
Baca juga: Kecelakaan Maut, Bule Asal Inggris Tewas di Tempat, Motor Oleng hingga Membentur Aspal
Baca juga: Sempat Positif Beberapa Waktu Lalu, Syekh Ali Jaber Meninggal Dalam Keadaan Negatif Covid-19
Seorang bocah 12 tewas setelah granat yang dibeli di pasar barang antik meledak.
Bocah dari Virginia tewas setelah terkena ledakan granat yang diyakini sudah tidak aktif.
Menurut pihak berwenang, benda tersebut merupakan granat tangan di era Perang Dunia II.
Melansir laman People, Rabu (13/1/2021), bocah berusia 12 tahun dilaporkan tewas pada 23 Desember 2020 akibat ledakan granat MK2.
Juru bicara Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak (ATF) mengatakan bahwa granat
itu kemungkinan dibeli dari Fancy Flea Antique Mall di Shallotte, North Carolina.
Korban diidentifikasi sebagai Asher Hurley dan berasal dari Abingdon, Virginia, menurut laporan The New York Times.
Baik penjual maupun pembeli yakin granat itu sudah tidak berfungsi pada saat dijual, kata pihak berwenang.
The Fancy Flea Antique Mall tidak segera menanggapi permintaan People untuk berkomentar.
Namun, mereka mengatakan kepada The New York Times dalam sebuah pernyataan bahwa hanya ada
satu granat lain yang dijual keesokan harinya oleh vendor yang sama.
Mereka mengaku sangat menyesal dan mengira bahwa granat itu sudah tidak aktif.