Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Pendakwah Harun Yahya Dipenjara 1.075 Tahun, Sederet Kasusnya: Seribu Pacar Hingga Penipuan

Pria yang juga dikenal dengan nama panggilan Adnan Hoca itu disebut televangelis, karena kerap berdakwah di televisi bersama para wanita

Editor: Finneke Wolajan
YOUTUBE Ishrat Hussain Mohammad
Adnan Oktar alias Harun Yahya (kiri) bersama para gadis yang dijulukinya Kittens, Gadis-gadis tersebut berjoget dalam acara tv online-nya, A9 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pria ini divonis penjara 1.075 tahun pada Senin (11/1/2021).

Pria tersebut bernama Adnan Oktar, di Indonesia ia dikenal dengan nama pena Harun Yahya.

Pria asal Turki berusia 64 tahun itu adalah televangelis, penulis buku-buku Islam, dan pendakwah.

Hukuman penjaranya sangat berat, lantaran Harun Yahya terlibat berbagai kasus mulai dari skandal seks, memimpin geng kriminal.

Pemerkosaan, pemerasan, penipuan, spionase politik dan militer, serta penyiksaan.

Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama para wanitanya
Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama para wanitanya (Hürriyet Daily News)

Dilansir dari Daily Mail, Adnan Oktar juga terkenal gonta-ganti pasangan.

Desember tahun lalu ia mengeklaim punya hampir 1.000 pacar, dan para gadis yang mengelilinginya dia juluki "Kittens" (anak-anak kucing).

Pria yang juga dikenal dengan nama panggilan Adnan Hoca itu disebut televangelis, karena kerap berdakwah di televisi bersama para wanita berpakaian minim.

Di dalam dakwahnya, Harun Yahya menyampaikan kreasionisme dan nilai-nilai konservatif.

Para wanita dengan pakaian terbuka dan riasan tebal, mengelilinginya dengan musik ceria di studio TV.

"Ada luapan cinta di hatiku untuk para wanita. Cinta adalah kualitas manusia.

Itu adalah kualitas seorang Muslim," katanya dalam sidang pada Oktober 2020.

Adnan Oktar pertama kali mendapat sorotan besar pada 1990-an, ketika diketahui adalah pemimpin sekte yang terlibat berbagai skandal seks.

Salah satu korbannya yang diidentifikasi berinisial CC, bersaksi di pengadilan bahwa Oktar berulang kali melakukan pelecehan seksual kepadanya dan wanita-wanita lainnya.

Beberapa wanita yang diperkosa dipaksa minum pil kontrasepsi, tutur CC dikutip dari Daily Mail, Senin (11/1/2021).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved