Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penumpang Sriwijaya Air

Masalah Swab PCR Buat Dua Pria Ini Lolos dari Maut, Nama Ada di Manifest Sriwijaya Air, Ini Kisahnya

Namanya ada dalam data manifest penumpang pesawat Sriwijaya Air. Namun ternyata kedua pria ini tak jadi naik pesawat Sriwijaya Air.

Editor: Glendi Manengal
YouTube/ TvOneNews
Paulus Kullo dan Indra Wibowo batal terbang dengan Sriwijaya Air SJ-182, begini ceritanya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Namanya ada dalam data manifest penumpang pesawat Sriwijaya Air.

Namun ternyata kedua pria ini tak jadi naik pesawat Sriwijaya Air.

Terkait hal tersebut diketahui karena tak punya surat tes swab PCR, dibalik tersebut ternyata ada kedua pria tersebut justru bersyukur.

Baca juga: Profil Mbak You, Si Peramal yang Dikaitkan dengan Sriwijaya Air, Keahliannya Diwariskan Keluarga

Baca juga: Kejanggalan Kompor Firasat Orangtua Mulyadi, Korban Pesawat Sriwijaya Air, Ponijan Menangis Pilu

Baca juga: DPRD Sulut Layani Rapid Test Antigen Gratis untuk Tamu

Batal naik pesawat Sriwijaya Air SJ 182 karena tak mampu bayar swab PCR, dua pria ini tak henti bersyukur bisa lolos dari maut.

Pengalaman itu dirasakan dua orang pria asal bernama Paulus Kollo dan Indra Wibowo.

Keduanya semestinya berangkat ke Pontianak menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada, Sabtu (9/1/2021).

Namun karena tak mampu membayar tes swab PCR, Paulus dan Indra akhirnya batal menaiki Sriwijaya Air SJ 182 dan terpaksa pindah ke  transportasi lain.

Mereka pun akhirnya menggunakan kapal menuju Pontianak.

Tak disangka, ternyata keputusannya itu membuat keduanya selamat dari maut.

Hal itu diceritakan keduanya dilansir dari acara Kabar Siang TV One.

"Kami sangat bersyukur pada Tuhan masih dikasih kesempatan hidup," kata Indra dikutip TribunJakarta.com, Selasa (12/1/2021).

Mulanya, Paulus dan Indra berangkat dari Makassar menuju Pontianak untuk urusan pekerjaan.

Namun saat transit di Jakarta, keduanya membatalkan penerbangannya menuju Pontianak.

Pasalnya, Indra dan Paulus tak mampu membayar swab PCR yang harus dilakukan.

Paulus bahkan bercerita, bosnya saat itu sempat beradu argumen dengan pihak Sriwijaya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved