Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

6 Bulan Simpan Granat Aktif, Dibeli dari Mall, Anak Usia 12 Tahun di Virginia Tewas Oleh Ledakannya

Granat yang dibeli seorang anak kecil berusia 12 tahun di Virginia, Amerika Serikat meledak Granat dibeli sejak Juni 2020 dari toko barang antik di N

Editor:
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)
Personel Polsek Duren Sawit saat menunujukkan temuan granat dan magasin berisi peluru aktif di satu kebun, Jakarta Timur, Kamis (7/1/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Granat yang dibeli seorang anak kecil berusia 12 tahun di Virginia, Amerika Serikat meledak

Granat dibeli sejak Juni 2020 dari toko barang antik di North Carolina.

anak berusia 12 tahun ini tewas pada 23 Desember 2020 lalu.

Sehingga para penyelidik pun membuka kasus ini pada 2021.

Menurut laporan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF), mal tersebut bernama Fancy Flea Antique Mall, di Shallotte.

Granat tersebut dikenal sebagai granat Mk2 yang tidak aktif secara kimiawi.

Granat itu merupakan jenis granat yang digunakan selama Perang Dunia II.

Granat MK2. (www.atf.gov)
Granat MK2. (www.atf.gov) (isitmewa)

Granat diduga masih hidup atau aktif saat dijual.

Namun, penjual dan pembeli tidak mengetahui bahwa granat tersebut berfungsi atau berbahaya.

ATF pun meminta masyarakat yang mungkin telah membeli granat dari mal tersebut untuk menghubungi pihaknya.

Pasalnya, ATF khawatir bahwa granat yang dijual mungkin mengandung bahan peledak aktif dan dapat berbahaya bagi publik.

Insiden ini bukan pertama kalinya terjadi.

Pada Desember 2019, granat hidup ditemukan di dalam lemari lembaga amal Habitat ReStore, AS.

Relawan yang menemukannya kemudian memindahkannya dari gedung dan memanggil polisi.

Beruntung, tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved