Bacaan Alkitab
Bacaan Alkitab Selasa 12 Januari 2021, Amsal 6:5: Cerdik dan Cekatan Bagai Kijang
Pendeknya, kita harus hidup mawas diri, berbuat baik dan benar, dan mewujudkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
TRIBUNMANADO.CO.ID - "lepaskanlah dirimu seperti kijang dari pada tangkapan, seperti burung dari pada tangan pemikat." Amsal 6:5
Orang percaya harus selalu hidup dalam kendali firman Tuhan.
Sudah seharusnya, kita menghindar dari perbuatan tercela, dosa, kejahatan dan berbagai tindakan yang melawan kehendak Kristus.
Pendeknya, kita harus hidup mawas diri, berbuat baik dan benar, dan mewujudkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Pendaftaran Dibuka hingga 15 Januari 2021, Berikut 8 Jabatan yang Diperlukan Oleh Pemkot Kotamobagu
Memang, praktik hidup sehari-hari sering membuat kita terjebak dan jatuh dalam perbuatan dosa, menyakiti sesama dan terlanjur pada prilaku hidup yang menyakiti hati Tuhan.
Hal ini membuat hidup kita terpuruk.
Bahkan sering jatuh menanggung beban yang berat baik karena ulah yang disengaja maupun tidak, baik karena diri sendiri, maupun orang lain atau situasi yang memaksa.
Dalam situasi demikian, pengamsal menasihati agar kita tidak pasrah diri, masa bodoh, menyerah dan takluk pada keadaan sehingga membuat kita semakin jatuh terpuruk mencapai titik nadir kehidupan yang berat.
Pengamsal menasihati kita agar segera bangkit, berdiri dan maju.
Kita harus tangkas, cekatan dan lincah seperti kijang dan seperti burung yang tak kenal menyerah oleh serangan pemikat atau tangkapan pemburunya.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"lepaskanlah dirimu seperti kijang dari pada tangkapan, seperti burung dari pada tangan pemikat." (ay 5)
Kijang adalah binatang yang lincah, cekatan dan tangkas. Bahkan juga cerdik.
Baca juga: Biaya Surat Jalan Rapid Antigen Rumah Sakit di Siloam Manado Rp 250.000, Hanya Tunggu Sehari
Burung diincar pemburu untuk ditangkap. Tapi burung tak pernah menyerah oleh usaha pemikat, untuk menangkap dan mengurung bahkan membinasakannya.
Demikian kijang tak kenal menyerah. Dia selain tangkas dan lincah, juga cukup cerdik.
Dia selalu berusaha untuk tetap hidup dan eksis, tidak pernah menyerah dalam segala keadaan bahkan di tengah bahaya sekalipun dia cukup sigap menghadapi dan mengelaknya.
Demikianlah juga kita sebagai manusia. Jangan gampang menyerah, pasrah dan masa bodoh.
Kita harus berusaha semaksimal mungkin agar terhindar dari hal-hal buruk, tapi selalu berusaha semaksimal mungkin untuk boleh keluar dari segala situasi seberat apapun juga.
Jagalah diri kita dengan segala kewaspadaan. Jangan pesimis menghadapi hidup ini.
Kita harus optimis dibarengi dengan segala usaha dan daya upaya yang maksimal dan menggunakan akal, pengetahuan dan hikmat Allah.
Janganlah takut dengan bahaya apapun. Janganlah menyerah dengan situasi apapun.
Janganlah gentar dengan tantangan apapun.
Tapi juga janganlah cepat tergoda oleh rayuan semu yang memerangkap kita hingga jatuh.
Namun, kalaupun kita sedang jatuh, terpuruk sampai berada di titik nadir sekalipun, janganlah menyerah.
Pasti ada peluang dan kesempatan bagi kita untuk bangkit.
Sebab Tuhan selalu membukakan jalan kepada kita ketika tidak ada jalan atau saat jalan telah tertutup.
Kita harus yakin bahwa di dalam Tuhan, sesempit apapun jalan, pasti akan terbuka bagi kita yang terus berusaha dalam kesetiaan dan ketaatan kepada-Nya. Itu janji Tuhan bagi kita.
Ingatlah Filipi 4:13, "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." Peganglah ini.
Karena itu, jangan cemas, teruslah berusaha hidup benar dan baik di dalam Tuhan, sebab segala jerih lelah kita di dalam Tuhan tidak sia-sia.
Demikian sebagai keluarga Kristen, kita harus, lincah, cekatan dan cerdik.
Gunakanlah kekayaan hikmat dari Tuhan sebagai kekuatan bagi kita menghadapi segala situasi hidup. Sebab bersama Yesus, kita pasti dapat melakukan segala perkara besar.
Teguhlah dalam Tuhan. Jalanilah hidup dengan optimis jangan menyerah. Lepaskanlah diri kita dari jeratan kejahatan dan kungkungan dosa, hiduplah setia dan taat kepada-Nya. Tuhan pasti memberkati kita dan keluarga, selamanya. Amin
Doa: Tuhan Yesus, tuntun hidup kami agar tidak gampang menyerah, tapi selalu teguh berpegang pada perintah-Mu dan setia melakukan kehendak-Mu. Amin. , (Jackried Maluenseng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-renungan-778.jpg)