Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Syarat Belajar Tatap Muka Bagi Sekolah di Bolsel, Hattani: Sekolah yang Siap Kita Tindaklanjuti

Saat ini sekolah masih dalam tahap Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), sambil mempersiapkan sematang-matangnya pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/Ical Pulumoduyo
Kondisi salah satu sekolah di Bolsel yang sudah jarang digunakan setelah merebaknya pandemi Covid-19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI --- Penyebaran Pandemi Covid-19 yang terus meningkat, membuat segala aktivitas yang dilakukan harus mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). 

Demikian pula dengan aktivitas Pendidikan di sekolah yang dikhawatirkan akan memunculkan cluster baru Covid-19.

Kepada Tribun Manado, Kepala Dinas Pendidikan Bolsel, Rante Hattani mengatakan terkait proses pembelajaran di tahun 2021, pihaknya akan memberikan persyaratan bagi sekolah-sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka

“Kami tidak bisa membuka serentak. Kemarin kami sudah rapat dengan kepala sekolah, menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri yang baru, kemudian ada juga edaran Gubernur,” ujar Rante via telepon, Senin (11/1/2021). 

Rante mengatakan, ketika ada sekolah yang siap harus melapor ke pihaknya. 

Kemudian pihaknya akan turun ke lapangan, selanjutnya akan diadakan simulasi dan siswa diundang.

Kemudian diminta persetujuan semuanya.

“Kalaupun di sekolah itu ada satu atau dua orang tua yang tidak setuju, maka sekolah wajib menjalankan pembelajaran jarak jauh,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini sekolah masih dalam tahap Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), sambil mempersiapkan sematang-matangnya pembelajaran tatap muka (PTM).

Ketika ada sekolah yang siap, pihaknya akan memastikan protokol kesehatannya.

“Kemudian guru harus kendalikan anak-anak, harus memberikan contoh yang bagaimana penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Ditambahkanya, jika nantinya ada sekolah yang siap, pihaknya akan mengunjungi sekolah tersebut dan akan melakukan validasi dan simulasi.

“Kalu ada sekolah yang sudah siap kita tindaklanjuti, saat turun melakukan simulasi kami juga akan melapor ke Dinkes untuk memastikan protokol kesehatan itu terpenuhi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada sekolah yang mengajukan kesiapannya dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka. (Nie)

Baca juga: Ramalan Zodiak Karier Senin 11 Januari 2021, Sagitarius Jangan Terburu-buru Terima Tawaran

Baca juga: KOMENTAR Andrea Pirlo Setelah Juventus Menang Lawan Sassuolo, Singgung Mentalitas dan DNA Bianconeri

Baca juga: Ternyata Minum Kopi Hitam Bisa Mengobati Sakit Kepala, Simak Penjelasannya

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved