Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Sebut Ada Sesuatu di Kedalaman 23 Meter, Apa itu?

P ada kedalaman 23 meter katanya ada sesuatu. Hal itu disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Editor: Indry Panigoro
(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Prajurit TNI mengevakuasi serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak saat melakukan pencairan di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB di ketinggian 10 ribu kaki tersebut membawa enam awak dan 56 penumpang. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di lokasi jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air 182, pada kedalaman 23 meter katanya ada sesuatu.

Hal itu disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hadi menyebut sejumlah potongan badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang berukuran besar berada di kedalaman sekitar 23 meter.

Hadi menyebut pihak TNI Polri mendukung Basarnas dalam proses pengambilan pecahan bodi pesawat.

"Alhamdulillah, berkat doa seluruh masayarakat, titik jatuhnya SJ-182 sudah kami temukan, dan saat ini seluruh prajurit TNI yang ada di lokasi, khususnya dari TNI AL, mendukung Basarnas, untuk mengambil pecahan-pecahan pesawat SJ 182," ungkapnya.

Hadi menyebut potongan badan pesawat yang kecil dapat diambil oleh para petugas.

Baca juga: Daftar Hasil Temuan Sementara dari Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air 182

"Namun bagian-bagian yang besar akan kita datangkan kapal yang memiliki kemampuan crane," ungkapnya.

"Mudah-mudahan berkat doa seluruh masyarakat Indonesia, rencana pengangkatan potongan-potongan pesawat di kedalaman kurang lebih 23 meter, bisa segera diangkat," ujar Hadi.

Terpisah, Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berkoordinasi dengan manajemen maskapai Sriwijaya Air untuk mendapatkan daftar penumpang pesawat nomor penerbangan SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak Sriwijaya untuk mendapatkan passengers list yang detail, termasuk seat number," kata Komandan DVI Polri Kombes Hery Wijatmoko.

Selain data penumpang, tim DVI Polri memerlukan rekaman CCTV untuk mengidentifikasi penumpang pada saat boarding.

"Termasuk juga CCTV yang nantinya akan kita capture satu per satu dari masing-masing passengers yang pada saat boarding," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sinyal lokasi black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ-182 telah terpantau.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Tim pencarian saat ini telah menandai lokasi tempat black box mengeluarkan sinyal.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved