Pilpres AS
Pilpres AS: Donald Trump Ngotot Ingin Menang di Georgia, Ternyata Ini yang Dia Incar
Secara hasil pilpres AS 2020 keseluruhan, kalaupun Trump menang di Georgia dia tetap kalah dan harus angkat kaki dari Gedung Putih
TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah empat kali ngotot ingin menang pilpres AS di Georgia.
Gugatan pertamanya kalah, lalu Georgia sempat menghitung ulang suara pemilu AS dan Trump tetap kalah dari Joe Biden.
Presiden ke-45 AS tersebut tak kehilangan akal, ia mencoba menghasut Gubernur Georgia untuk mendukungnya, dan yang terbaru meminta tambahan suara di sana.

Semua upayanya tak ada yang membuahkan hasil.
Secara hasil pilpres AS 2020 keseluruhan, kalaupun Trump menang di Georgia dia tetap kalah dan harus angkat kaki dari Gedung Putih.
Lantas mengapa suami Melania tersebut berusaha keras merebut Georgia dari tangan Joe Biden dan Demokrat?
Ternyata ada yang dia incar di sana.
Negara bagian di selatan AS itu pekan ini menggulirkan pemilihan suara putaran kedua untuk menentukan kedudukan Senat.
Dilansir dari BBC pada Senin (4/1/2020), menurut aturan di Georgia capres yang menang harus dapat suara minimal 50 persen, dan pada November tidak ada yang mencapainya.
Jadi Demokrat dan Republik akan bertarung sekali lagi pada 5 Januari yang disebut babak run-off.
Kenapa pemilu Georgia sangat penting?
Senat sebagai majelis tinggi Kongres AS dikendalikan Partai Republik sejak 2014.
Biden membawa Partai Demokrat menang di Georgia lagi sejak 1992.
Keunggulan tipisnya 49,5 persen berbanding 49,3 persen atas Trump membuat suami Jill Biden tersebut berhak atas 16 electoral votes.
Kedudukan Senat sangat penting untuk mengesahkan undang-undang, pengangkatan kabinet, dan menunjuk Hakim Agung ke pengadilan tertinggi.