Penanganan Covid
Apakah Orang yang Pernah Terinfeksi Covid-19 Perlu Divaksinasi? Begini Penjelasannya
Soal vaksi Covid-19 yang saat ini dengan dalam proses pendistribusian. Diketahui proses vaksinasi akan berlangsung selama 15 bulan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Soal vaksi Covid-19 yang saat ini dengan dalam proses pendistribusian.
Diketahui proses vaksinasi akan berlangsung selama 15 bulan.
Namun apakah pasien yang sebelumnya terinfeksi Covid-19 dan sembuh akan divaksin lagi?
Baca juga: Agustine Kambey Segera Resmi Jabat Anggota DPRD Sulut, Gantikan Andrei Angouw
Baca juga: Nilai UU Cipta Kerja Beri Perlindungan dan Kemudahan, Staff Ahli Menkop: Kado Bagi Koperasi dan UMKM
Baca juga: Kejadian Dini Hari, Seorang Pemuda Tergeletak di Jalan Tak Sadarkan Diri, Warga Minta Tolong BPBD
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dimulai pada Januari 2021 ini. Ditargetkan 15 bulan proses vaksinasi akan rampung.
Tahap pertama diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan petugas publik yang berjumlah total 18,7 orang.
Kemudian tahap kedua akan menjangkau masyarakat lainnya.
Lalu bagaimana dengan mereka para penyintas Covid-19, apakah masih memerlukan vaksinasi usai terkena virus corona?
Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengemukakan pandangan.
Dalam unggahan di twiternya pada Sabtu (2/1/2021) lalu, Zubairi menilai para ahli meyakini bahwa
penyintas Covid-19 itu masih perlu divaksin.
Pasalnya perlindungan vaksin bisa jadi lebih tahan lama ketimbang perlindungan yang didapat dari infeksi alami.
"Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat punya standar mengenai ini.
Mereka menyatakan jika penyintas Covid-19 itu memang akan punya antibodi.
Tapi, sebagian besar antibodi ini akan bertahan kira-kira 90 hari," ujarnya.
Sehingga ia melanjutkan, yang baru saja terinfeksi dan sembuh,