Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kebakaran

Kebakaran di Jalan Raya, Motor Honda Scoopy Terbakar, Pengendaranya Selamat

Motor Honda Scoopy warna putih hangus terbakar di Jalan Raya Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah, Minggu (3/1/2021) siang.

Tayang:
Istimewa/Polsek Ujungpangkah
FOTO Kebakaran - Motor Honda Scoopy hangus terbakar di Jalan Raya Desa Karangrejo Ujungpangkah Gresik. 

"Penyebab awal diduga korslet pada kabel kelistrikannya," terang Yudi.

Kendaraan scoopy nahas itu langsung dibawa oleh pihak dealer untuk pengajuan asuransi. (*)

Penyebab Motor Bisa Sampai Terbakar

Meski hal ini jarang terjadi, kejadian sepeda motor terbakar saat dikendarai patut jadi perhatian.

Ada baiknya kenali penyebab motor bisa terbakar agar Anda dapat waspada dan tidak mengalami hal yang sama.

Bicara penyebab, bagaimana bisa motor sampai terbakar?

"Motor yang terbakar bisa disebabkan dari bahan bakar yang bocor, baik melalui tangki ataupun selang bahan bakar yang menguap. Uap bahan bakar terkena percikan bunga api dari sistem pengapian atau dari panas mesin," kata Ribut Wahyudi, Kepala Mekanik Honda Bintang Motor, Cinere, Depok, kepada GridOto.com beberapa waktu lalu.

"Kejadian ini kemungkinan terjadi pada motor sistem karburator. Untuk motor injeksi, jarang sekali ditemukan masalah ini," tambah Ribut dilansir Gridoto.com.

Selain itu, pengisian bahan bakar juga sebaiknya tidak sampai meluber, isilah hingga batas aman yang ditentukan pabrikan, yakni hingga sebatas leher lubang bahan bakar.

Jika luber, segera keringkan sisa bahan bakar agar tidak terkena percikan bunga api.

Agar lebih aman, lakukanlah servis berkala untuk mengetahui sejak dini apakah terdapat kebocoran bahan bakar.

"Ada baiknya juga, lakukan servis berkala untuh mencegah kebocoran sejak awal. Kemudian jika ada indikasi bau bahan bakar di sekitar motor, sebaiknya motor jangan dinyalakan hingga menemukan darimana sumber bau tersebut berasal”, kata Ribut.

Jadi, sebelum bepergian menggunakan motor anda, lakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar perjalanan aman dan nyaman.

Penanganan Pertama

Jika terjadi hal semacam ini yang paling pertama harus diketahui adalah cara menanganinya.

Sumber: Surya
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved