Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Ibu Hamil Sangat Rentan Terpapar Covid-19, ini Penjelasannya Secara Medis

Terpisah, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI ), dr Aman Pulungan SpA(K) mengingatkan bahwa Pandemi belum akan selesai dalam waktu dekat. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Indry Panigoro
Kloase/Tribunmanado
Ilustrasi Wanita Hamil terkena covid 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ibu hamil sangat rentan terpapar virus Covid-19.

Ketua Perhimpunan Obstetri dan Ginekolog Indonesia (POGI) dr Ari Kusuma Januarto, SpOG(K) mengingatkan, kiranya seluruh ibu hamil  mentaati protokol kesehatan. 

Katanya,  laporan ibu hamil sampai saat ini separuhnya merupakan Orang tanpa gejala.

Karena itu, sebaiknya ibu hamil menahan diri tidak keluar rumah demi keselamatan diri dan bayi dalam kandungan. 

"Ibu hamil memiliki imun yang lebih rendah selama masa kehamilan sehingga sangat rawan tertular atau terpapar virus serta diharap mengikuti protokol testing sesuai  di fasilitas kesehatan dan mengikuti anjuran dokter atau bidan menangani," kata Ari dalam keterangan tertulis ke Tribun Manado, Senin (04/01/2021).

Baca juga: 504 Tenaga Medis di Indonesia Meninggal Akibat Covid 19, Tertinggi di Asia, Urutan 5 Dunia

Meski belum ada penelitian bahwa virus Covid-19 dapat menular pada janin dalam kandungan namun ketika seorang ibu hamil sudah terkonfirmasi positif, maka bayi yang baru dilahirkan dapat berpotensi tertular juga karena kontak fisik. 

"Maka dari itu lindungi keselamatan diri, bayi dalam kandungan dan bayi baru lahir dan seluruh orang di sekitar Anda dengan tidak keluar rumah serta menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat," katanya. 

Terpisah, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI ), dr Aman Pulungan SpA(K) mengingatkan bahwa Pandemi belum akan selesai dalam waktu dekat. 

"Di tengah berbagai harapan dalam terobosan teknologi, IDAI mengingatkan semua pihak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, memastikan agar semua orang terutama anak tidak tertular penyakit.

Baca juga: Sulut Kebagian Vaksin Covid 19, Tahap Pertama 24.000, Gubernur: Prioritas Tenaga Kesehatan

Selain itu, mulai mengajarkan perilaku hidup bersih sehat sejak dini semampu anak. 

"Sedapat mungkin tetap di rumah saja dulu, karena aktivitas di luar rumah tetap memiliki risiko pajanan infeksi yang jauh lebih tinggi," katanya. 

Skrining dan contact tracing berlaku untuk anak semua umur, sehingga pastikan agar anak dapat diketahui status infeksinya dengan metode pemeriksaan yang benar. 

"Mari kita tetap bekerja sama menciptakan lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang anak yang optimal. Dunia yang lebih baik untuk anak Indonesia akan tercipta melalui kerja sama kita semua," kata Aman. (ndo). 

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus corona. tribunmanado.co.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Kunjungi channel Youtube kami:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved