Berita Heboh
Kakek Sapu Lidi yang Jadi Korban Copet Ternyata Tinggal Sendirian di Gudang, Beralas Kasur Tipis
Kakek ini sebelumnya menjadi bahan perbincangan saat videonya yang diunggah warganet.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kakek penjual sapu lidi ini bernama Sarman.
Ia berusia 87 tahun.
Sebelumnya ia menjadi viral karena menjadi korban pencopetan.
BERITA PILIHAN EDITOR :
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 05.00, Pemuda Tewas di Tempat, Melaju saat Jalan Licin hingga Tabrak Truk
Baca juga: TNI AD Bakal Bangun 30 Ribu Unit Rumah untuk Kesejahteraan Para Prajurit, Dilengkapi Teknologi
Baca juga: Pria Indonesia Jual Indomie di Amerika, Satu Dus Untung Rp 1 Juta, Awalnya Dibagi Gratis ke Teman
TONTON JUGA :
Kakek ini berasal dari Kampung Nangka Peucang, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Sarman sebelumnya menjadi bahan perbincangan saat videonya yang diunggah warganet
bernama Arif Cahyana viral.
Arif mengatakan, selama berjulan Sarman tidur di gudang Pasar Badak Pandeglang.
"Di pasar beliau tinggal sendiri, pulang ke rumahnya di kampung sekitar 1 bulan sekali. Di rumah ada anak dan cucunya, walaupun rumahnya berbeda tapi berdampingan," katanya kepada Tribunnews, Minggu (3/1/2021).
Arif menyebut jarak antara kampung dengan Pasar Badak sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.
Sedangkan waktu Sarman pulang, dirinya menggunakan angkutan umum.
Arif kemudian menceritakan kondisi tempat tidur Kakek Sarman di Pasar Badak.
"Di pasar beliau tinggal di gudang milik pengelola pasar dengan ukuran gudang kurang lebih 3x3 meter."
"Beliau tidur beralas kasur tipis dengan pencahayaan lampu pelita yang terbuat dari kaleng bekas rokok berbahan bakar minyak tanah," katanya.
Pertemuan Arif dengan Kakek Sarman
Arif mengaku bertemu dengan Sarman pada 30 Desember 2020 lalu.
"Lokasinya berada di sekitaran Kodim Pandeglang di Jalan Pendidikan, Kabupaten Pandeglang, Banten," kata dia.
Waktu itu, Arif secara tidak sengaja melihat seorang kakek berjalan terbungkuk-bungkuk.
Pertemuan Arif dengan kakek yang ia panggil dengan sapaan Abah itu bukanlah yang pertama kali.
"Saya memang sering melihat beliau melintas di seputar Pandeglang berjualan keranjang sampah dan sapu lidi."
"Dan ketika saya berhentikan untuk membeli sapu, saya melihat matanya berkaca-kaca," imbuhnya.
Tanpa ditanya, Abah langsung menceritakan kejadian yang menimpanya.
Diketahui pria berambut putih itu menjadi korban pencopetan oleh orang tak bertanggung jawab.
Akibatnya Abah kehilangan uang sebanyak Rp 400 ribu.
"Ya, beliau memang selalu membawa uang hasil dagangannya di dalam tas."
"Beliau tidak punya tempat lain lagi untuk menyimpan uang hasil berjualan selain di dalam tas yang selalu dibawanya," ungkap Arif.
Berdasarkan cerita yang diperoleh Arif, uang tersebut telah dikumpulkan Abah selama berminggu-minggu dari
Uang hasil berjualan tersebut akan disetorkan kepada bos, tempat Abah mengambil barang untuk dijualnya kembali.
"Lebih mirisnya lagi, setiap malam Abah hanya tidur di gudang Pasar Badak Pandeglang," beber Arif.
Sosok Abah di Mata Arif
Bagi Arif sendiri, Abah merupakan sosok yang luar biasa.
Lantaran di masa tuanya pilih ia habiskan untuk tetap mencari nafkah dengan menjajakan alat sederhana yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
"Beliau berbeda dengan pengemis yang berjualan kalimat-kalimat sedih untuk mendapat uang seikhlasnya."
"Dan hari ini beliau harus kehilangan uang yang susah payah dikumpulkan untuk membayar setoran. Manusia macam apa yang tega merampas hak orang lemah seperti Abah," urai Arif.
Arif berharap dengan dirinya membuat postingan tentang perjuangan Abah, ada orang-orang ikut tergerak membantunya.
Minimal ikut membeli barang dagangan saat bertemu dengan Abah.
Terakhir, Arif mengaku bersyukur postingannya viral.
"Namun syukur tersebut bukan untuk saya, melaikan karena banyak yang mau menolong sesama terkhusus Abah"
"Pesan yang ingin saya sampaikan, saya berharap kita semua lebih meningkatkan kepekaan sosial dan manfaatkan media sosial untuk hal baik," tutupnya.
Postingan Milik Arif Viral
Hingga Minggu (3/1/2021), postingan milik Arif sudah dibagikan ulang oleh ribuan pengguna Facebook lainnya dan mengundang berbagai tanggapan.
Ada yang ikut mendokan si Abah.
@Narwha Aidzhi: Semoga abah dapet rezeki yang lebih lagi Aamiin...
@Dithan Praditya: Ya Allah kasihan Abah..semoga Allah mengatinya dan berlipat ganda.
@Santi Yantii: ya allahhh kasian Abah Semoga allah menggantikan .nya.
@Cie'tongeretmungil Yuliyanti: Ya allah semoga abah nya mendapatkan hikmah yang lebih indah ..sehat2 abah ..panjang umur ...dan sellu mendapatkan ke ahagiaan ..aminn.
@Ririn Arianti: Ya Allah semuga cepat diganti yg lebih banyak aku sendiri punya kake aku tidak tega melihatnya semuga sehat selalu.
(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)
BERITA TERPOPULER :
Baca juga: PKS Sikat Prabowo Soal Drone Bawah Laut Diduga Milik China, Fadli Zon: Ini Penghinaan Kedaulatan
Baca juga: Satu Keluarga Meninggal, Berawal dari Anak yang Diduga Covid-19 hingga Ibu dan Ayah pun Menyusul
Baca juga: Besok Senin 4 Januari 2021, Pemerintah Mulai Salurkan 3 Jenis Bantuan Sosial, 38,8 Juta Penerima
TONTON JUGA :
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kakek Penjual Sapu Lidi Korban Copet Ternyata Tinggal Sendiri di Gudang Pasar Badak Pandeglang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kakek-sapu-lidi-yang-jadi-korban-copet-ternyata-tinggal-sendirian-di-gudang-beralas-kasur-tipis.jpg)