BLT Subsidi Gaji

Kabar Gembira, Karyawan yang Belum Dapat BLT karena Ada Masalah, Menaker: Pencairannya Diperpanjang

Sebelumnya diketahui dari Menaker Ida Fauziya untuk pencairannya diperpanjang hingga akhir Januari 2021.

Editor: Glendi Manengal
Humas Kemnaker
Menaker Ida Fauziyah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar gembira untuk karyawan swasta yang berlum mendapatkan BLT Subsidi Gaji.

Sebelumnya diketahui dari Menaker Ida Fauziya untuk pencairannya diperpanjang hingga akhir Januari 2021.

Terkait hal tersebut pihaknya kini tengah berupaya agar untuk pada karyawan yang sebelumnya bermasalah dengan rekeningnya bisa menerima bantuan Subsidi gaji.

Baca juga: Jadi Tersangka Pembuat Video, Komnas Perempuan Bela Gisel: Korban dari Penyebaran Konten Pribadi

Baca juga: Deretan Ucapan Selamat Tahun Baru dari Berbagai Bahasa di Dunia

Baca juga: BREAKING NEWS Ratusan Jenis Kembang Api dan Mercon di Bitung Disita Tim Gabungan, Berikut Daftarnya!

Berikut jadwal terbaru pencairan BLT karyawan yang rencananya akan diperpanjang oleh Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker).

Rencana pencairan BLT karyawan diperpanjang ini diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Ida Fauziyah, Selasa (29/12/2020).

Menurut Ida, pihaknya sedang mengupayakan agar bantuan subsidi gaji (BSU) tetap disalurkan kepada pekerja yang rekeningnya sempat bermasalah.

Ida juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan tenggat waktu pencairan BLT karyawan hingga akhir Januari 2021.

Hal ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi pekerja yang belum dapat BLT karyawan karena rekeningnya bermasalah.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Kementerian Keuangan, meminta dispensasi agar sisa penyaluran BSU masih bisa dilakukan selambatnya hingga akhir Januari 2021.

Saat ini kami masih menunggu surat balasan dari Kemenkeu," ujarnya Ida, Selasa (29/12/2020).

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Menaker Minta Dispensasi Penyaluran Subsidi Gaji hingga Januari 2021'

Lebih lanjut Ida menyebutkan hingga 23 Desember 2020, penyaluran bantuan subsidi upah telah mencapai 98,13 persen atau setara Rp 29,21 triliun.

Ia berharap, hingga akhir tahun ini, penyaluran bantuan subsidi upah sebesar Rp 1,2 juta untuk dua bulan tersebut bisa mencapai 99 persen.

"Saya masih menunggu laporan update dari Bank Penyalur karena kemarin sempat terpotong hari libur," ujar dia.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved