Breaking News:

Kabar FPI

Habiburokhman Soal Dugaan Mata-mata Jerman Datangi FPI: Jangan Mau Diperalat Lagi

Politisi Gerindra Habiburokhman Minta FPI Tak Berkolaborasi dengan Pihak Asing: Sudahlah Jangan Mau Diperalat Lagi

Editor: Aldi Ponge
KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA
Habiburokhman di Gedung MK, Kamis (7/1/2016) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota Komisi I DPR RI, M Farhan menyebut, staf dubes Jerman yang mendatangi Markas Front Pembela Islam ( FPI) diduga seorang agen intelijen atau mata-mata Jerman.  

Data staf tersebut terkuak berdasarkan hasil investigasi Komisi I DPR.

Politisi, Habiburokhman meminta FPI tidak berkolaborasi dengan pihak asing.

Hal ini  menyusul dugaan mata-mata Jerman yang mendatangi markas FPI di Petamburan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Sudahlah, jangan mau diperalat lagi. Tujuan kita bagus, amar ma'ruf nahi munkar. Jangan berkolaborasi dengan pihak-pihak yang enggak tepat," ujar Habiburokhman dalam webinar Teka-teki Telik Sandi di Markas FPI, Minggu (27/12/2020).

Menurut dia, berbagai kasus yang tengah dihadapi FPI bisa diselesaikan dengan cara baik-baik tanpa melibatkan pihak luar.

Ia mengatakan, semua masalah saat ini masih ada celah untuk bisa diselesaikan bersama-sama.

"Saya pribadi masih melihat ada celah, kita sebagai bangsa bisa duduk bersama menyelesaikan persoalan di antara kita," kata dia.

Di samping itu, ia mengingatkan bahwa kolaborasi dengan pihak asing justru akan membahayakan.

"Ini lebih bahaya, jangan sampai dari mulut harimau kita diterkam buaya," kata dia.

Foto saat Staf diplomatik Kedubes Jerman mendatangi markas FPI.
Foto saat Staf diplomatik Kedubes Jerman mendatangi markas FPI. (Istimewa/FPI)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved