Breaking News:

FPI Bentuk Negara Khilafah

Hendropriyono: Rizieq Shihab dan Pengikut Mau Bentuk Negara Khilafah dan Ingkari Pancasila

Sepak terjang FPI dan pemimpinnya terus dicermati berbagai pihak. Di antaranya oleh Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono.

Editor: Aswin_Lumintang
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Mantan Kepala BIN Hendropriyono 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sepak terjang Front Pembela Islam (FPI) dan pemimpinnya terus dicermati berbagai pihak. Di antaranya oleh Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) AM Hendropriyono.

Terkait hal ini, mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) AM Hendropriyono menyebut, apa yang dilakukan oleh Rizieq Shihab beserta pengikutnya telah mengingkari Pancasila.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab dengan mengenakan baju tahanan dibawa menuju Rutan Polda Metro Jaya usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (13/12/2020) dini hari. Rizieq Shihab resmi menjadi tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, usai menjalani pemeriksaan selama 15 jam. Tribunnews/Jeprima
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab dengan mengenakan baju tahanan dibawa menuju Rutan Polda Metro Jaya usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (13/12/2020) dini hari. Rizieq Shihab resmi menjadi tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, usai menjalani pemeriksaan selama 15 jam. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Hal itu disampaikannta saat dirinya mengikuti berbagai pidato Rizieq Shihab, dan para pengikutnya yang arahnya mengingkari Pancasila.

"Ini karena saya ikuti dari berbagai pidatonya yang bersangkutan sendiri, pengikut-pengikutnya, arahnya sudah ingin mengingkari Pancasila," katanya dalam kanal Youtube Karni Ilyas Club, yang dilihat Tribunnews, Sabtu (26/12/2020).

Hendropriyono menilai, apa yang dilakukan Rizieq Shihab beserta pengikutnya, bertujuan untuk mengubah Indonesia menjadi syariah, meski arahnya belum jelas.

Baca juga: Sedang Bergegas ke Rumah Sakit, 3 Orang Ini Malah Tertimpa Pohon Tumbang di Pinggir Jalan

Baca juga: Tak Terima Ditegur Petugas SPBU karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Ludahi Putugas dan Beri Ancaman

Selain itu, negara khilafah yang dicita-citakan tidak juga berdasarkan pada contoh-contoh di masa lalu.

"Jadi ingin merubah menjadi syariah tapi menurut versi yang bersangkutan itu kan enggak jelas karena enggak ada contohnya," ucapnya.

"Negara dicita-citakan negara khilafah begini, kan ada contoh dulu tapi dulu juga enggak sama dengan yang dirumuskan mereka. Panjang dah ceritanya, kalau mau merumuskan secara akademik saya juga bisa ngomong kapan-kapan harus panjang," imbuhnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved