Breaking News:

Dana Lansia

Penyaluran Dana Lansia, Tidak Ada Kebijakan Mendahulukan Lansia di Kursi Roda

Penyaluran dana lansia di Manado tidak ada kebijakan untuk yang duduk di kursi roda didahulukan

Tribun Manado / Fistel Mukuan
Oma Ditje Malohing 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penyaluran dana lansia di Manado tidak ada kebijakan untuk yang duduk di kursi roda didahulukan.

Hal itu terpantau terjadi di tempat penyaluran di Kairagi Dua, Mapanget. Lokadi penyaluran dilakukan di Pondok Selera Kairagi.

Lansia tersebut bernama Ditje Malohing (73) yang didampingi cucunya yang mengaku sudah setengah jam berada di luar tetapi belum pernah dipanggil walaupun dia dalam keadaan seperti itu.

Camat Mapanget Robert Dauhan, ketika dihubungi melalui sambungan telpon mengatakan akan segera menindaklanjuti kepada lurah.

Baca juga: Ribuan Perangkat Desa di Minut Terancam Gigit Jari, Pencairan Siltap Tiga Bulan Ditunda Tahun Depan

Baca juga: Sosok Tri Rismaharini Gantikan Juliari Batubara, Raih Sejumlah Penghargaan Bergengsi

Baca juga: Sosok Sakti Wahyu Trenggono Sebelumnya Dampingi Prabowo Subianto, Kini Diangkat Jadi Menteri KKP

Begitu juga lurah Kairagi Dua Muhammad Windu ketika dihubungi mengatakan agar segera menghubungi petugas di lokasi.

Tetapi ketika ditemui salah satu kepala lingkungan 1 yang juga sekaligus kepalajaganya ibu Ditje, yaitu Rustam Makikama mengaku kewalahan mengurus lansia saat penerimaan.

"Ini banyak lansia yang belum teratur, dan kami tidak ada kewenangan untuk membuat kebijakan untuk mendahulukannya," ucap Rustam.

Baca juga: PROFIL Yaqut Cholil Quoumas, Menteri Agama yang Baru, Tokoh Muslim Ketua PP Gerakan Pemuda Ansor

Ditje ketika diwawancarai mengaku, kalau yang akan diterima hanya 500 mungkin tidak mau untuk datang soalnya sedikit siksa ini diri untuk datang.

Ia juga mengaku memakai kursi roda karena ada sakit tulang keropos yang sudah enam tahun ia derita.

"Sekarang sudah kedua kalinya saya terima, pertama Rp 500.000 dan sekarang Rp. 1.000.000 juta," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS! Presiden Jokowi Umumkan Nama 6 Menteri Baru, Sandiaga Salahuddin Uno Masuk Daftar

Ia sampaikan, yang 500 lalu untuk beli obat, sedangkan untuk 1 juta sekarang ini untuk membeli obat dan keperluan keseharian.

Ia katakan tinggal di rumahnya sendiri, bersama ketiga orang cucu, karena anak ada di rumah mereka di Jakarta dan Jayapura.

"Obat saya setiap bulan Rp 600 ribu. Untuk itu saya sangat terima kasih kepada pemerintah yang sangat peduli dengan rakyat, karena saat ini sangat senang karena dana ini sangat membantu," ucapnya.

Ia juga mengaku untuk datang di lokasi tersebut naik di mobil setengah mati, dan sudah setengah jam menunggu, dan sudah lelah, tetapi belum dipanggil.(fis)

Baca juga: Kabar Presiden Joko Widodo Reshuffle Menteri, Tri Rismaharini Tiba di Jakarta Digadang jadi Mensos

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved