Penanganan Covid
Mengantisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia saat Liburan, Satgas: 'Libur di Rumah Saja'
Hal ini guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus konfirmasi virus corona (Covid-19) di Indonesia, seperti pernah terjadi saat liburan lalu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga saat ini virus corona atau Covid-19 belum juga usai.
Banyak hal yang dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus yang jadi pandemi ini.
Belum lama ini Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi dikabarkan berharap masyarakat membatasi mobilitasnya saat liburan akhir tahun 2020.
Hal ini guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus konfirmasi virus corona (Covid-19) di Indonesia, seperti pernah terjadi kala masa liburan lalu.
“Kita memang berharap sebisa mungkin masyarakat itu mobilitasnya dibatasi. Kalau memang libur di rumah saja,” ujar Sonny dalam Webinar Nasional Launcing Tribunambon.com: Liburan Aman dan Nyaman di Tengah Pandemi Covid-19, Jumat (18/12/2020).
Dia juga mengingatkan adanya kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia beberapa hari terakhir ini.
Sampai dengan 17 Desember 2020, Satgas mencatat 643.508 kasus atau naik 7.354 kasus dalam 24 jam terakhir.
Menurut dia, terjadi kenaikkan kasus aktif menjadi 15,1 persen atau sebanyak 97.000 kasus. Sementara 3,0 persen dari yang terkonfirmasi positif ini meninggal dunia.
“Jadi tadi pagi kami Rapim membahas ini hampir 100 ribu kasus aktif di Indonesia saat ini. Dan yang sembuh ini memang tadinya tinggi sekali tetapi karena tambahan kasusnya cukup tinggi sehingga kasus sembuhnya dikit turun menjadi 81,9 persen,” jelasnya.
Berdasarkan data terkini Satgas, Jumat (18/12/2020), total kasus Covid-19 sebanyak 650.197 kasus setelah terjadi tambahan kasus baru sebanyak 6.689.
Sementara jumlah kasus sembuh naik menjadi 531.995 setelah 5.016 pasien sembuh dalam waktu 24 jam terakhir.
Adapun kasus kematian naik sebanyak 124 orang, sehingga bertambah menjadi 19.514 kasus.
sebaran kasus Covid-19 per provinsi dilansir dari situs resmi pemerintah untuk penanganan Covid-19:
DKI JAKARTA
Jumlah Kasus : 158,033 (24.6%)
JAWA TIMUR
Jumlah Kasus : 72,979 (11.3%)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-liburan-akhir-pekan-tetap-hemat-tanpa-membuat-dompet-jebol-63.jpg)