Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

13 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Dua Puskesmas di Boltim Tutup Sementara

Dua Puskesmas di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ditutup mulai Selasa 15 Desember 2020 hingga seminggu ke depan

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dua Puskesmas di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ditutup mulai Selasa 15 Desember 2020 hingga seminggu ke depan.

Dua puskesmas tersebut antaralain, Puskesmas Kotabunan dan Puskesmas Modayag Barat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boltim Eko Marsidi menegaskan, dua puskesmas antara lain Puskesmas Kotabunan dan Puskesmas Modayag Barat ditutup hingga seminggu ke depan diarenakan adanya tenaga kesehatan terpapar Covid-19.

"Iya benar, mulai kemarin ditutup sampai seminggu ke depan," jelasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: 12 Warga Helumo Diserang Demam Berdarah 

Baca juga: Presiden Joko Widodo dan Ketua PBNU Masuk Daftar 500 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh Di Dunia

Baca juga: Tangani Pasien Melahirkan, 2 Dokter di Bolmong Positif Covid-19 | Panduan Melahirkan Masa Pandemi

Lanjutnya, adapun jumlah keseluruhan tenaga kesehatan yang terpapar sebanyak 13 nakes yang terpapar Covid-19.

"Minggu sebelumnya ada 3 nakes yang terpapar, minggu ini ada 6 nakes, jadi total ada 9 nakes di Puskesmas Kotabunan yang terpapar Covid-19. Sedangkan di Modayag ada 4 nakes yang terpapar," jelasnya.

Sementara itu, selain nakes ada 4 orang yang merupakan warga Kabupaten Boltim yang juga terpapar Covid-19.

"Jadi total keseluruhan, nakes 13 orang dan 4 orang warga, totalnya 17 orang di Boltim yang terpapar Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw Tak Gelar Open House Natal dan Tahun Baru 2021

Untuk data detail lebih lanjut, dirinya masih enggan membeberkan dikarenakan menunggu data yang dipublis dari Satgas Provinsi Sulut.

"Untuk datanya kami belum bisa beberkan sepenuhnya, kami menunggu data resmi dari yang akan ditampilkan dari Provinsi Sulut," jelasnya.

Ia pun menjelaskan, Covid-19 merupakan virus yang tak mengenal siapa dan di mana, oleh karena itu masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Tolong masyarakat jangan abaikan protap kesehatan Covid-19, jaga jarak, pakai masker dan rajin cuci tangan," ujarnya. (ana)

Baca juga: Olly Dondokambey Sabet Penghargaan Kementan RI, Sektor Pertanian Tumbuh di Masa Pandemi

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved