Kisah Asmara
Pacaran 10 Tahun, Wanita Ini Ditinggal Cowoknya Ikuti Jodoh Pilihan Orangtua
Meski jaman sudah berkembang, namun ada beberapa daerah di tanah air yang masih menjodohkan anaknya.
TRIBUNMANADO.CO.ID, SULTENG - Meski jaman sudah berkembang, namun ada beberapa daerah di tanah air yang masih menjodohkan anaknya. Kisah hidup ini menceritakan sepasang pria dan wanita yang sudah pacaran 10 tahun.
Namun, berakhir dengan perpisahan, karena sang pria mengikuti keinginan orangtuanya.
Viral curhatan seorang perempuan yang ditinggal nikah oleh kekasihnya.

Perempuan tersebut bahkan telah menjalin hubungan selama 10 tahun dan hampir dilamar.
Kecurigaan si perempuan berawal saat mantan kekasihnya itu menghapus foto-foto mereka di Facebook.
Cerita itu terekam dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @adindasajaaa pada Rabu (18/11/2020) lalu.
Dalam video tersebut, perempuan itu mengaku sudah menjalin hubungan selama hampir 10 tahun lamanya.
Bahkan di bulan Desember 2020 ini, sang kekasih berencana untuk melamarnya.
"Ini teman saya. Dia udah pacaran lama banget, hampir 10 tahunan. Desember keluarga cowok bakal datang ke rumahnya buat ngelamar," tulis akun @adindasajaaa dalam videonya.
Namun rencana lamaran tersebut tiba-tiba dibatalkan sepihak oleh keluarga sang kekasih.
Baca juga: Temukan Akun Medsos Palsu, Anjasmara Suami Dian Nitami Beri Peringatan
Baca juga: RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Hiduplah di dalam Kekudusan
Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Pemerintah Larang Kerumunan dan Perayaan Tahun Baru di Tempat Umum
Rupanya, kekasihnya itu justru dijodohkan dengan wanita lain dan telah menikah pada November lalu.
"Tapi tiba-tiba semua berubah. Keluarga dari pihak cowok batalin, dan jodohin anaknya sama perempuan lain."
"Padahal bulan depan udah rencana pelamaran. Tapi bulan November ini si cowo nikah sama orang lain," tambahnya.
Terlihat dalam video, perempuan tersebut menangis tersedu-sedu dan ditemani oleh teman-temannya.
Hingga Senin (14/12/2020), video itu menjadi viral dan ditonton sebanyak 800 ribu kali.
Video tersebut juga disukai lebih dari 35 ribu kali dan dikomentari ribuan warganet di TikTok.
Saat dikonfirmasi, pengunggah video menyebut cerita tersebut dialami oleh temannya yang bernama Nurfadilah.
Nur, sapannya, mengatakan kejadian ia batal dilamar oleh kekasihnya memang nyata adanya.
Perempuan yang tinggal di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala ini menceritakan, secara tiba-tiba orang tua kekasihnya membatalkan lamaran.
"Orangtuanya dan pacarku janji mau melamar di bulan Desember, tapi dibatalkan begitu saja tanpa sepatah kata dari orang tuanya."
"Hanya lewat HP dan yang beritahu hal itu adalah pacar saya, bukan orang tuanya," kata Nur kepada Tribunnews, Minggu (13/12/2020).
Ia pun membenarkan telah menjalin hubungan dengan sang kekasih selama hampir 10 tahun lamanya, meski sempat putus nyambung.

Perempuan berusia 22 tahun ini mengaku sudah menjalin hubungan sejak duduk di bangku SMP kelas VII.
Viral curhatan perempuan yang ditinggal nikah kekasihnya karena tidak direstui. Sudah berpacaran selama 10 tahun lamanya.
"Kami berpacaran dari tahun 2011 karena merasa ada kecocokan dan mencoba pertahankan hubungan walau banyak rintangan," kata Nur.
Adapun cerita perpisahan Nur dimulai kala sang kekasih menghapus seluruh foto-fotonya di media sosial Facebook.
Kemudian ia mencoba menanyakan maksud dari hal itu, namun tidak kunjung dijawab oleh kekasihnya.
"Saya bertanya-tanya tetapi belum terjawab kenapa dan mengapa (alasan) sebenarnya."
"Hingga akhirnya tanggal 26 Oktober pukul 11.00 dia menjawab pertanyaanku dan mencoba jujur bahwa hubungan kami tidak direstui," tuturnya.
Sebelum mengetahui kenyataan pahit itu, rupanya Nur sempat mendengar kabar kekasihnya akan dijodohkan oleh orang tuanya.
Viral curhatan perempuan yang ditinggal nikah kekasihnya karena tidak direstui. Sudah berpacaran selama 10 tahun lamanya.
Namun saat bertanya langsung, orang tuanya membantah kabar tersebut dan mengaku ingin membebaskan sang anak memilih jodohnya.
"Saya sering menanyakan ke orang tuanya apakah dia dijodohkan. Orang tuanya berkata tidak, karena dia laki-laki jadi biarkan dia memilih jodohnya sendiri."
"Saya bertanya demikian karena saya tahu jelas bahwa suku bugis kebanyakan dijodohkan," ungkap Mahasiswi di Universitas Tadulako ini.

Meski telah berpisah dengan kekasih yang menemani selama hampir 10 tahun di hidupnya, Nur mencoba ikhlas.
Ia juga mendapat banyak dukungan dari keluarga, teman-teman dan orang-orang di sekitarnya.
Terlebih, sang mantan kekasihnya itu telah menjadi suami dari wanita lain. "Saya sudah bisa mengikhlaskannya walaupun kenangan masih terbayang, tetapi saya tidak niat untuk mengganggu rumah tangganya," ujarnya. (Tribunnews.com/Maliana)