Pilkada 2020

Soroti Pilkada di Indonesia, Media Asing Singgung Maraknya Dinasti Politik

Indonesia pada Rabu (9/12/2020) melangsungkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dengan lebih dari 100 juta orang berhak memilih.

Editor:
Dok. Istimewa
ILUSTRASI - Pilkada serentak 2020. Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah Pandemi Covid-19 ada sejumlah aturan yang akan diterapkan saat warga mencoblos di TPS pada Pilkada 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada Rabu 9 Desember 2020 masyarakat Indonesia melangsungkan Pilkada serentak.

Pilkada 2020 dikabarkan cukup menarik perhatian.

Hal ini karena ada beberapa kandidat yang muncul dari keluarga orang nomor satu Indonesia, Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi.

Indonesia pada Rabu (9/12/2020) melangsungkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dengan lebih dari 100 juta orang berhak memilih pemimpin politik di 270 wilayah.

Dalam Pilkada ini menentukan gubernur di 9 dari 34 provinsi, bupati di 224 dari 416 kabupaten, dan wali kota di 37 dari 98 kota.

Warga mengikuti simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di gedung KPU, Jakarta, Rabu (22/7/2020). Simulasi tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
Warga mengikuti simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di gedung KPU, Jakarta, Rabu (22/7/2020). Simulasi tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Putra pertama Jokowi, Gibran Rakabuming Raka mencalonkan diri sebagai wali kota di Solo.

Gibran nampaknya mengikuti jejak sang ayah yang mengawali karir pemerintahan sebagai wali kota Solo pada 2005, sebelum menjabat 2 periode sebagai presiden Indonesia.

Sedangkan, menantu laki-laki Jokowi, Bobby Nasution mencalonkan diri sebagai wali kota di Medan.

Penghitungan cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei lokal menunjukkan Gibran memperoleh hampir 90 persen suara dalam pemilihan pada Rabu.

Meskipun tidak semua suara telah dihitung, keunggulannya cukup lebar untuk menjamin kemenangannya, seperti yang dilansir dari Nikkei Asia pada Rabu.

Hasil resmi akan dirilis pada 15 Desember. Jika dikonfirmasi menang, maka Gibran akan menjadi wali kota Solo pada Februari mendatang.

Beberapa media asing menyoroti Pilkada di Indonesia tahun ini sebagai politik dinasti baru yang akan lahir.

Baik Gibran maupun Bobby, keduanya adalah pendatang baru di dunia politik Indonesia.

Namun, mereka telah mendapat dukungan partai politik besar, dimana Jokowi berada, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sekalipun melawan kader-kader menjanjikan lainnya yang telah berkiprah di PDIP lebih lama,

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved