Pilkada 2020

Ini Aturan Proses Pencoblosan Surat Suara Pilkada 2020 di TPS, Hindari Kerumunan

Ada 16 aturan baru di tempat pemungutan suara ( TPS ) Pilkada 2020 yang dilakukan di tengah situasi pandemi Covid-19. Apa saja?

Editor: Frandi Piring
Dok. Istimewa
ILUSTRASI - Pilkada serentak 2020. Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah Pandemi Covid-19 ada sejumlah aturan yang akan diterapkan saat warga mencoblos di TPS pada Pilkada 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah aturan-aturan mencoblos di Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) pada Pilkada 2020 yang dilakukan serentak, Rabu (9/12/2020).

Diketahui pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan digelar serentak hari ini, Rabu (9/12/2020).

Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh para calon pemilih yang ditetapkan oleh tim pelaksana Pilkada.

Apa saja?

Peringatan Satgas Covid-19 soal Penyelenggaraan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/pilkada-2020' title='Pilkada 2020'>Pilkada 2020</a>: 'Kalau Ada Kerumunan, Dibubarkan Saja'.
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memberikan surat suara kepada pemilih saat dilaksanakan Simulasi Pemungutan Suara dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 pada Pilkada Serentak 2020, di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/tps' title='TPS'>TPS</a> 18 Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (12/9/2020). Simulasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pembelajaran kepada pemilih dalam melaksanakan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi COVID-19.

(Foto: Simulasi Pemungutan Suara dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 pada Pilkada Serentak 2020, di TPS 18 Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (12/9/2020). Simulasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pembelajaran kepada pemilih dalam melaksanakan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi COVID-19. /ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

Dikutip dari indonesia.go.id, ada 16 aturan baru di tempat pemungutan suara ( TPS) Pilkada 2020 yang perlu diperhatikan mengingat pemungutan suara dilakukan di tengah situasi pandemi Covid-19.

Aturan baru yang diterapkan, yakni:

1. Jumlah pemilih per TPS dikurangi, dari maksimal 800 orang menjadi maksimal 500 orang.

2. Kehadiran pemilih ke TPS diatur jamnya, setiap jam untuk sekian pemilih.

Jadi, kehadiran pemilih diatur rata per jam, sehingga tidak menumpuk di pagi hari seperti sebelum-sebelumnya.

3. Ketika pemilih antre di luar maupun saat duduk di dalam TPS, diatur jaraknya minimal 1 meter sehingga tidak terjadi kerumunan.

4. Dilarang bersalaman, terutama antara petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dengan pemilih, termasuk antarsesama pemilih.

5. Disediakan perlengkapan cuci tangan portable atau wastafel dengan air mengalir dan sabun di TPS bagi pemilih sebelum dan sesudah mencoblos.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved