Bank SulutGo
Penyaluran Dana PEN Bank SulutGo Lampaui 100 Persen, Target Kucur Rp 2 Triliun ke Sektor Produktif
PT Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (Bank SulutGo atau BSG) benar-benar fokus menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (Bank SulutGo atau BSG) benar-benar fokus menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Torang pe Bank sukses menyalurkan dana PEN melampaui dana yang dipercayakan sebesar Rp 1 triliun.
"Hingga akhir November sudah 100 persen lebih," kata Direktur Utama Bank SulutGo, Jeffry AM Dendeng kepada Tribun Manado, Senin (07/12/2020).
Dendeng bilang, pihaknya menargetkan bisa menyalurkan dana PEN dua kali lipat dari yang dipercayakan pemerintah. Artinya, Bank SulutGo diharapkan bisa menyalurkan Rp 2 triliun.
Pihaknya optimis dana itu bisa terserap karena sesuai target Februari tahun depan dan kemungkinan akan diperpanjang.
Baca juga: Liow-Kaunang-Linturuaan Terpilih Aklamasi, Ujung Tombak Pelayanan dan Evang Sulut
Baca juga: Polisi Lumpuhkan 10 Pengikut Rizieq Shihab, 4 Tewas Ditembak saat Menyerang Aparat
Baca juga: KPU Minut Mulai Salurkan Surat Suara di TPS Kepulauan
"Sektor-sektor yang kita sasar, mana yang potensial sangat terbuka. Kami optimistis," katanya.
Sementara, Direktur Penasaran Bank SulutGo, Machmud Turuis mengatakan, pihaknya menyasar sektor produktif untuk penyaluran dana PEN.
"Tentu saja sektor UMKM jadi prioritas," kata Turuis usai penandatangan MoU Pengelolaan RKUD Pemkot Kotamobagu, akhir pekan lalu.
Sektor-sektor produktif dimaksud, pertanian, perikanan, perdagangan, kesehatan. "Termasuk juga pemerintah daerah," katanya.
Seperti diberitakan Tribun Manado sebelumnya, Bank SulutGo mendapat kepercayaan pemerintah pusat terkait Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)
Baca juga: VAP Serahkan Rekomendasi Pengangkatan ASN Pada 407 Guru Honorer di Minut
Baca juga: Wanita Cantik Feibe Oktavia Budiman Siapkan Hati Sambut Natal
BSG termasuk satu di antara tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menjadi penerima program penempatan dana PEN.
Senin (27/07/2020), Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan dan lima Direksi BPD penerima program kemitraan penempatan uang negara dalam rangka PEN. Dirut BSG, Jeffry Dendeng hadir dalam penandatanganan kemitraan tersebut.
Lima BPD yang telah ditetapkan sebagai mitra tersebut yakni Bank DKI, Bank Jabar Banten, Bank Jateng, Bank Jatim dan BSG.
Torang pe Bank satu-satunya BPD di luar Pulau Jawa yang menerima kepercayaan tersebut.
Baca juga: Polres Kotamobagu Siap Amankan Pilgub, Prasetya Ingatkan Anggotanya Jaga Imunitas
Rincian penempatan dananya, yakni Bank DKI Rp 2 triliun, Bank BJB Rp 2,5 triliun, Bank Jateng Rp 2 triliun, Bank Jatim Rp 2 triliun dan BSG Rp1 triliun.