Agen Rahasia

Cara Kerja Agen Rahasia Israel Mossad, Eksekusi Target dengan Pasta Gigi hingga Cuci Otak

Lembaga intelijen Israel, Mossad, didirikan untuk melindungi Israel dari serangan luar negeri dan bergerak secara kasat mata.

Editor: Rizali Posumah
Ranker.com
Ilustrasi militer Israel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mossad adalah dinas intelijen yang dianggap momok bagi negara-negara yang bermusuhan dengan Israel.

Sepak terjangnya dalam mengacak-acak sejumlah negeri membuatnya diakui sebagai salah satu dinas intelijen terbaik dan tersukses di dunia.

Lembaga ini bertanggung jawab untuk intelijen, misi penyamaran, dan kontra teroris.

Mossad juga bertanggung jawab atas pemindahan warga Yahudi keluar dari Suriah, Iran, dan Ethiopia.

Lembaga intelijen Israel, Mossad, didirikan untuk melindungi Israel dari serangan luar negeri dan bergerak secara kasat mata.

Sampai saat ini, Mossad telah melakukan banyak operasi untuk membunuh targetnya. Sebuh saja pada target Wadie Haddad.

Empat puluh tahun lalu, Wadie Haddad adalah salah satu orang paling dicari di dunia.

Haddad adalah pendiri Front Populer Kiri-jauh untuk Pembebasan Palestina yang Berani, bertekad, dan kejam.

Dia melatih teroris terkenal Carlos the Jackal dan mendalangi pembajakan sebuah pesawat Air France yang diterbangkan ke Entebbe di Uganda dan kemudian diselamatkan oleh pasukan komando Israel.

Tidak mengherankan, dinas rahasia Israel, Mossad, menginginkan dia mati.

Tetapi enam tahun setelah mereka pertama kali mengeluarkan 'perintah pembunuhan, Haddad masih hidup dalam kenyamanan yang nyata di Baghdad.

Melansir Daily Mail, pada 10 Januari 1978, seorang agen Mossad di dalam lingkaran dalam Haddad, yang hanya dikenal sebagai Sadness, mengganti pasta giginya dengan pasta gigi serupa yang dicampur dengan racun mematikan, yang dikembangkan di laboratorium rahasia dekat Tel Aviv.

Setiap kali Haddad menyikat giginya, sejumlah kecil racun bekerja melalui gusi ke aliran darahnya.

Sedikit demi sedikit, dia mulai sekarat.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved