Calon Kepala Daerah Terkaya
Andrei Angouw, Wenny Lumentut dan Olly Dondokambey Masuk 8 Besar Calon Kepala Daerah Terkaya
Ini baru menarik. Ada tiga calon kepala daerah di Sulawesi Utara yang masuk sepuluh besar terkaya di Indonesia.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ini baru menarik. Ada tiga calon kepala daerah di Sulawesi Utara yang masuk sepuluh besar terkaya di Indonesia.
Pertama Andrei Angouw, calon Wali Kota Manado bertengger diurutan empat dengan kekayaan yang dimiliki sebesar Rp 273.575.845.945.

Kemudian Calon Wakil Wali Kota Tomohon, Wenny Lumentut yang mempunyai harta kekayaan Rp 222.007.796.662.
Diurutan kedelapan Olly Dondokambey yang merupakan calon petahana Gubernur Sulawesi Utara Rp 179.156.295.217.
Sedangkan diurutan pertama terkaya adalah Calon Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin berada di posisi teratas daftar calon kepala daerah terkaya. Total kekayaan Muhiddin Rp 674.227.888.866.
Hal itu diketahui setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis 10 daftar calon kepala daerah dan wakil kepala daerah terkaya.
Dihubungi terkait jumlah kekayaannya tersebut, Muhidin mengucapkan rasa syukur.
Baca juga: Pisang Goroho Sulut Masuk Pasar Jepang, Direct Call Sumbang Devisa Rp 9,44 M
Baca juga: Update Covid-19 Sulut 4 Desember 2020, Bertambah 61 Kasus Baru, 1 Meninggal
Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Harga Tiket Pesawat Rute Manado - Makassar Mulai Rp 602 Ribu
"Alhamdulillah aku termasuk terkaya yang mengikuti Pilkada," ujar Muhidin kepada Kompas.com, Jumat (4/12/2020).
Dengan jumlah kekayaan tersebut, Muhidin mengaku cukup rajin membayar pajak.
Bahkan, dia mengklaim pengampunan pajak (tax amnesty) yang dia bayarkan merupakan yang tertinggi di Kalsel.
Calon Wakil Gubernur Kalsel, H Muhidin (kiri) maju bersama petahana Sahbirin Noor. (Istimewa) (kompas.com)
"Dan aku juga termasuk tertinggi di Kalsel untuk bayar pengampunan pajak tax amnesty semalam," jelasnya.
Dikatakan Muhidin, jika nanti terpilih sebagai wakil gubernur Kalsel, dirinya tak lagi berpikir macam-macam karena sudah memiliki kekayaan.
"Jadi kita laporkan apa adanya, yang penting kalau sudah ada duit banyak tidak memikirkan macam-macam lagi kalau terpilih, kaya aku wali kota dulu," tutupnya.
Diketahui, Muhidin merupakan mantan wali kota Banjarmasin periode 2010-2015.
Di Pilkada Kalsel, Muhidin bertandem dengan petahana Sahbirin Noor.