Masih Ingat Ali Kalora, Pemimpin MIT? Diduga Terlibat Teror di Sigi, Kerap Nyamar Jadi Warga Lokal

Nama Ali Kalora mulai disebut-sebut lagi setelah temuan mayat tanpa kepala di Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Montong, Sulteng, pada Januari 2019

Editor: Finneke Wolajan
Kolase Kompas TV dan Wikipedia
Sosok Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat Ali Kalora? Ia adalah pemimpin kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT).

Dirinya diduga kuat terlibat pembunuhan satu keluarga di Dusun St.2 Lewono, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, pada Jumat (27/11/2020).

Menurut keterangan Sekretaris Desa Lemban Tongoa, Rifai, pada hari kejadian ada delapan orang yang tak dikenal mendatangi rumah Ulin pada Jumat pukul 09.00 Wita.

Mereka menyandera Ulin dan keluarganya. Lalu, delapan orang tak dikenal itu membunuh korban Yasa dan Pino Nei.

Pimpinan Teroris MIT Ali Kalora bantai warga di Sigi, Sulteng.
Pimpinan Teroris MIT Ali Kalora (via Minews.id)

Tiga orang pelaku membawa senjata api laras panjang dan dua senjata api genggam.

Ulin lari menyelamatkan diri ke Desa Lemban Tongoa. Total ada empat anggota keluarga Ulin yang dibunuh. Mereka adalah pasangan suami istri, anak, dan menantu. Selain itu, ada enam rumah yang dibakar.

Warga sekitar dusun yang mengetahui kejadian tersebut melarikan diri ke Desa Lemban Tongoa karena takut.

Sementara itu, para pelaku mengambil 40 kilogram beras dan membakar kendaraan bermotor.

Ada sembilan KK atau sekitar 50 orang dari berbagai suku yang tinggal di lokasi tersebut.

Kepada saksi, polisi kemudian memperlihatkan foto para DPO teroris MIT, salah satunya Ali Kalora yang disebut sebagai pemimpin MIT.

Menurut Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Abdul Rakhman Baso, saksi membenarkan foto tersebut.

"Saya luruskan, tidak ada gereja yang dibakar. Bukan gereja. Hanya ada satu rumah yang kadang dipakai untuk melayani umat," kata Kapolda.

Pemimpin tertinggi MIT sejak tahun 2016

Ali Kalora menjadi pemimpin MIT sejak tahun 2016 menyusul ditangkapnya pentolan MIT, Basri alias Bagong, pada tahun 2016.

Ali Kalora diburu pasukan Khusus TNI dan Satgas Tinombala Polri di Sigi, Sulteng.
Ali Kalora (ISTIMEWA)
Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved