Ekonomi Bisnis Sulut

Belanja Kementerian Lembaga di Sulut Tahun 2021 Tembus Rp 24,49 T, Bansos Covid-19 Rp 15,85 M

Dana tersebut dialokasikan dalam bentuk Belanja Kementerian/Lembaga (KL) Rp 10,76 triliun atau setara 43,93 dan Dana Transfer sebesar Rp 13,73 triliun

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO/Fernando Lumowa
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut, Muhdi dalam penyerahan DIPA dan TKDD Sulut tahun 2021 di Four Points Manado, Selasa (01/12/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Total Belanja Negara Indonesia tahun 2021 diproyeksikan Rp 2.750 triliun.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 24,49 triliun dialokasikan untuk Sulawesi Utara (Sulut).

Dana tersebut dialokasikan dalam bentuk Belanja Kementerian/Lembaga (KL) Rp 10,76 triliun atau setara 43,93 dan Dana Transfer sebesar Rp 13,73 triliun setara 56,17 persen.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi Sulut,  Muhdi mengatakan, alokasi belanja KL diberikan kepada 41 KL yang terdiri dari 462 satuan kerja (satker).

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut, Muhdi dalam penyerahan DIPA dan TKDD Sulut tahun 2021 di Four Points Manado, Selasa (01/12/2020).
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut, Muhdi dalam penyerahan DIPA dan TKDD Sulut tahun 2021 di Four Points Manado, Selasa (01/12/2020). (TRIBUNMANADO/Fernando Lumowa)

"Alokasi belanja KL ini disalurkan oleh empat kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan  Sulut," kata Muhdi dalam Penyerahan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) dan Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Sulut tahun 2021 di Ballroom Four Points by Sheraton Manado, Selasa (01/12/2020).

Adapun alokasi belanja KL itu terdiri dari belanja pegawai Rp 3,25 triliun; belanja barang Rp 3,85 triliun; belanja modal Rp 3,63 triliun dan belanja bantuan sosial Rp 15,85 miliar.

Kata Muhdi, lokasi pagu tersebut berasal dari  sumber dana antara lain  Rupiah murni, pinjaman luar negeri, hibah luar negeri, Badan Layanan Umum (BLU) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan penerimaan lainnya.

Baca juga: Ini Cara Pengajuan Pinjaman Dana Program Kemitraan Pertamina Modal Rp 200 Juta Untuk UMKM, Buruan

Sementara itu, dalam rangka mendukung program Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) pasca pandemi Covid-19, alokasi belanja Bantuan Sosial dalam DIPA K/L sebesar Rp 15,85 miliar.

"Dana ini akan digunakan untuk mendukung program Perlindungan Sosial Pemerintah," ujar Muhdi.

Ia berharap, KL di Sulut segera melakukan persiapan, perencanaan yang matang sehingga bisa memanfaatkan anggaran itu tepat guna dan tepat sasaran.

"Harapannya, anggaran tersebut bisa mendorong kesejahteraan masyarakat melalui program kerja yang ada. Demikian pula, mendorong percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional," katanya.

Catatan redaksi:

Bersama-kita lawan virus corona. tribunmanado.co.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak). (Ndo)

Kunjungi channel Youtube kami:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved