Tips Sehat
Tak Banyak yang Tahu, 8 Gaya Hidup Sehat Ini Ternyata Bisa Kontrol Diabetes
Berikut ini 8 gaya hidup sehat yang bisa membantu mengontrol diabetes.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyakit diabetes dikenal sebagai salah satu penyakit pembunuh diam-diam (sillent killer).
Ada beragam faktor risiko yang dapat menjadi penyebab penyakit diabetes, satu diantaranya yakni pemilihan menu makan yang salah.
Tapi pada dasarnya, jenis makanan penyebab diabetes adalah makanan yang bisa memicu kadar gula darah meningkat atau mengganggu produksi insulin di dalam tubuh.
Pola hidup yang sehat adalah cara terbaik untuk mengontrol resiko perkembangan diabetes menjadi lebih buruk.
Melansir dari Boldsky, menurut studi yang dilakukan oleh Physicians Committee for Responsible Medicine, kadar gula darah, berat badan dan kolesterol penderita diabetes dapat diturunkan dengan mengadopsi berbagai tindakan pencegahan.
Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa diet efektif untuk mengontrol diabetes dan telah menunjukkan adanya peningkatan yang nyata.
Makanan yang bersumber dari nabati bermanfaat untuk mengobati diabetes, terutama tipe 2 karena dapat membantu mengurangi lemak di dalam sel.
Pola makan nabati juga bermanfaat bagi berat badan, kontrol lipid, kontrol glikemik, dan tekanan darah.
Memahami pilihan gaya hidup dan diet mana yang harus dilakukan sangat penting sebagai langkah untuk mengendalikan diabetes.
Bahkan, pada individu dengan risiko tinggi diabetes atau mereka yang baru didiagnosis dengan tipe 2, dokter menyarankan perubahan gaya hidup untuk mengelola dan mengontrol kondisinya.
Berikut adalah 8 gaya hidup sehat yang bisa membantu mengontrol diabetes.
1. Makanan sehat
Untuk bisa mengontrol diabetes, harus mengikuti pola makan sehat yang terdiri dari karbohidrat, serat, ikan kaya omega-3, dan lemak baik.
Selama proses pencernaan, karbohidrat sederhana (buah-buahan, susu dan produknya, permen, sirup, dan minuman ringan) dan karbohidrat kompleks (kacang polong, buncis, biji-bijian, dan sayuran) terurai menjadi glukosa darah.
Karbohidrat kompleks perlahan diserap ke dalam tubuh tapi dapat menghindari lonjakan kadar gula darah.
Fokus pada biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan akan meminimalkan risiko diabetes melitus.
Serat membantu mencerna makanan yang dikonsumsi dan mengontrol kadar gula darah.
Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan serat makanan yang relatif rendah secara signifikan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2.
Untuk itu, konsumsilah makanan yang memiliki kandungan serat tinggi, seperti buah-buahan, polong-polongan, sayur mayur dan dedak gandum.
Hindari minuman yang mengandung gula karena dapat mempercepat peningkatan kadar gula darah.
Ikan kod dan tuna memiliki lebih sedikit lemak total, lemak jenuh dan kolesterol daripada daging.
Salmon, mackerel, tuna, dan sarden kaya akan asam lemak omega-3, yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan lemak darah yang disebut trigliserida.
Demikian pula makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe-2.
Sementara makanan dengan kandungan lemak baik seperti alpukat, minyak kacang tanah, minyak zaitun, kenari, zaitun, kacang mete, pecan dan kacang tanah.
Namun perlu diingat, pastikan untuk mengoordinasikan makanan dengan pengobatan diabetes.
2. Pelajari hitung-hitungan karbohidrat dan porsi
Kunci agar bisa konsisten mengontrol diabetes adalah mempelajari cara menghitung karbohidrat.
Karbohidrat seringkali berdampak pada kadar gula darah dan bagi orang-orang dengan insulin waktu makan.
Jumlah kandungan karbohidrat dalam makanan perlu diketahui untuk membantu mendapatkan jumlah insulin yang tepat.
3. Pastikan makanan seimbang
Untuk menjaga tingkat insulin, rencanakan setiap menu makanan memiliki campuran buah-buahan, sayuran, protein, dan lemak sehat yang baik.
Sangat penting untuk memperhatikan jenis karbohidrat yang dipilih.
Makanan seperti sayuran, biji-bijian dan buah-buahan mengandung rendah karbohidrat dan serat yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Sebaiknya, bicarakan dengan dokter tentang pilihan makanan terbaik dan keseimbangan jenis makanan yang sesuai.
4. Olahraga
Aktivitas fisik adalah perubahan gaya hidup penting lainnya untuk mengontrol diabetes.
Saat seseorang mulai berolahraga, ototnya akan menggunakan gula sebagai energi.
Hal itu dapat membantu tubuh menggunakan insulin secara lebih efisien.
Bentuk olahraga yang diterapkan bisa dengan jalan-jalan, lari, bisa juga dengan aktivitas seperti pekerjaan rumah tangga atau berkebun.
5. Berhenti merokok
Menggunakan tembakau dan produk tembakau saat menghadapi diabetes bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.
Terutama untuk mereka yang menderita diabetes tipe 2.
Merokok juga dapat meningkatkan peluang berkembangnya masalah kesehatan seperti penyakit jantung, penyakit mata, stroke, penyakit ginjal, dan lainnya.
6. Periksa kaki secara teratur
Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf di kaki yang pada akhirnya membuat penderitanya tidak bisa terkena lecet atau cedera lainnya.
Lebih baik memulai dengan pemeriksaan kaki setiap hari.
Hal ini akan membantu penderitanya memahami apakah kondisi penyakitnya meningkat atau tidak.
7. Kontrol asupan alkohol
Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak atau bahkan lebih dari satu gelas per hari dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak terlalu tinggi yang kemudian akan memperburuk kondisi.
Seperti yang ditunjukkan dalam penelitian, mengontrol kadar gula darah akan selalu lebih mudah jika dalam tubuh tidak ada bir, anggur, atau kandungan alkohol apa pun.
8. Lakukan pemeriksaan rutin
Ahli gizi adalah sumber daya berharga dalam upaya mengendalikan diabetes.
Mereka dapat membantu menyiapkan rencana pola makan yang mencakup sampel makanan dan kudapan selama beberapa hari menurut usia, berat badan, tingkat aktivitas, dan pengobatan seseorang.
Rencana tersebut dibuat dengan cara yang sesuai dengan rutinitas harian penderitanya.
Lakukan pertemuan dengan dokter setidaknya dua kali dalam setahun.
Seiring dengan gaya hidup ini, beberapa langkah lain yang dapat dilakukan adalah dengan menurunkan berat badan.
Sebagaimana diketahui, kelebihan berat badan dapat memperburuk gejala diabetes.
Sebaliknya, menurunkan berat badan dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan resistensi insulin.
Faktor penting lainnya adalah punya waktu tidur yang cukup, mengelola stres emosional dan fisik, dukungan dari keluarga dan teman, termasuk perawat kesehatan yang profesional yang juga berpengaruh untuk membantu rencana perubahan gaya hidup lebih mulus.
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Hindari Memperburuk Kondisi, 8 Gaya Hidup Sehat Ini Bisa Kontrol Diabetes, https://aceh.tribunnews.com/2020/11/27/hindari-memperburuk-kondisi-8-gaya-hidup-sehat-ini-bisa-kontrol-diabetes?page=all