Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Otomotif

Jarang Diketahui, Pengendara Motor Matik Masih Lakukan 4 Kesalahan Ini!

Pemilik atau pengendara sepeda motor bertransmisi otomatis atau skuter matik ( Skutik) masih banyak yang jarang tahu cara menggunakannya.

Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA VIA KOMPAS.COM
Ilustrasi Pengendara Motor Matik. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemilik atau pengendara sepeda motor bertransmisi otomatis atau skuter

matik ( Skutik) masih banyak yang jarang tahu cara menggunakannya.

Mungkin saja masih terbawa kebiasaan pada motor transmisi manual.

BERITA TERPOPULER :

Baca juga: Siap-siap Mati Lampu Hari ini Kamis 26 November 2020, ini Wilayah yang Terdampak Pemadaman Listrik

Baca juga: Korban Tewas di Lokasi Tambang Emas Kebun Raya Megawati Soekarnoputri Kembali Bertambah, Ini Datanya

Baca juga: Kecelakaan Maut, Sarah Tewas di Tempat, Tertabrak Motor dengan Kecepatan Tinggi saat Mau Menyebrang

TONTON JUGA :

Dikutip dari Kompas.com, ternyata masih banyak pengendara Skutik yang melakukan

kesalahan saat berkendara.

Ini kesalahan yang sering dilakukan pengendara motor matik

1. Berakselerasi dengan cepat

Mengendarai Skutik memang tidak sama dengan motor semi manual atau yang

menggunakan kopling, terutama ketika berakselerasi.

Hanya saja, masih banyak yang memperlakukan motor matik layaknya motor

manual yakni dengan menarik gas secara spontan saat berakselerasi.

Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng Oke Desiyanto mengatakan,

kebiasaan ini berakibat terhadap komponen mesin, transmisi dan juga

ban akan menjadi cepat aus.

“Ini karena selalu mendapat stres (tekanan berlebihan) berulang-ulang.

Sebaiknya, dibiasakan membuka gas selalu dengan cara mengurut (bertahap), sehingga

kecepatan sesuai dengan kebutuhan,” katanya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Dengan berakselerasi secara perlahan, Oke menambahkan, membantu mesin

mendapatkan pembakaran yang optimal.

Sehingga lebih irit bahan bakar dan komponen lebih awet karena tidak

mengalami stres secara berulang.

2. Mengandalkan rem belakang

Kesalahan yang juga sering dilakukan oleh pengendara skutik adalah hanya

mengandalkan rem belakang saja.

Alasannya, tidak sedikit pengendara terutama perempuan yang khawatir ketika

menggunakan rem depan motor akan tergelincir dan terjatuh.

Padahal, menurut Oke, penggunaan rem saat berkendara sebaiknya disesuaikan

dengan kebutuhan dan juga jalan yang dilewati.

“Penggunaan rem belakang dilakukan saat menurunkan kecepatan saja dan

motor tetap bergerak atau menyesuaikan kebutuhan kecepatan dengan sekitarnya,” tutur Oke.

Jika selalu mengandalkan rem belakang saja maka jarak pengereman yang

dihasilkan lebih panjang dibanding dengan menggunakan kedua rem secara bersamaan.

“Ini menjadi potensi bahaya jika ruang yang tersedia untuk mengerem hingga berhenti terbatas.

Gunakan prosedur pengereman yang benar, sehingga lebih aman dan potensi bahaya rendah,” ujarnya.

3. Memutar gas sambil melakukan pengereman

Tidak sedikit pengendara motor matik yang masih mempunyai kebiasaan memutar

gas sambil melakukan pengereman.

Tujuannya adalah agar bisa mendapatkan keseimbangan saat berkendara, terutama

ketika berkendara dalam kecepatan rendah.

Menurut Oke, kebiasaan tersebut bisa berakibat pada komponen pengereman

seperti kampas rem serta kopling juga akan lebih cepat aus.

“Untuk mendapatkan keseimbangan saat berkendara perlu latihan.

Yakni cara mengolah keterampilan berkendara tanpa kaki turun di kecepatan

ekstra rendah atau sangat pelan,” ujarnya.

4. Melakukan pengereman mendadak

Melakukan pengereman sebaiknya juga disesuaikan dengan kondisi lalu lintas sekitar.

Hanya saja, masih banyak pengendara motor matik yang tidak menggunakan prediksi saat berkendara.

Mereka cenderung hanya mengandalkan respons terhadap apa yang ada di depannya,

sehingga pengendara terbiasa mengandalkan rem secara mendadak untuk bereaksi.

“Akibatnya potensi roda kehilangan cengkraman dengan aspal sangat tinggi dan

mengalami ngepot (slide) dan bisa berujung jatuh bahkan terlibat kecelakaan,” kata Oke.

Baca juga: Blokir STNK Segera Berlaku, Pelajari Regulasinya

Hal ini dikarenakan kompon ban akan cepat terkikis oleh permukaan jalan sehingga ban

akan lebih cepat habis alurnya.

“Saat berkendara gunakan pandangan mata minimal sejauh 20 meter ke depan untuk

mengumpulkan informasi selengkap dan seluas mungkin, sehingga mampu mengolah

merumuskan prediksi bahaya yang bisa terjadi di depan,” ujarnya.

(Kompas.com/Ari Purnomo)

BERITA PILIHAN EDITOR :

Baca juga: Wanita Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta di Tabungan, Sempat Terima Telepon Mengaku dari Bank

Baca juga: Anang Hermansyah Menduga Gadis Ini Penyebab Atta Gagal Menikahi Aurel, Nggak Bener, Rusak Rek

Baca juga: Pasukan Burung Hantu Tangkap Teroris di Klaten, Tetangga Kaget S Rajin Ceramah, Ungkap Kesehariannya

TONTON JUGA :

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan Pengendara Motor Matik"

https://otomotif.kompas.com/read/2020/11/26/091200115/4-kesalahan-yang-masih-sering-dilakukan-pengendara-motor-matik.

Penulis : Ari Purnomo

Editor : Agung Kurniawan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved