Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

16 Anggota Keluarga Gus Ipul Terinfeksi Covid-19, Istri Curhat Sesak Nafas Hingga Tersengal-sengal

Tulisan tersebut untuk menjawab banyaknya pertanyaan para kerabat dan sahabat tentang kondisi kesehatan keluarganya

Editor: Finneke Wolajan
KOMPAS.com/Achmad Faizal
Saifullah Yusuf (Gus Ipul) 

Kami terpilih oleh Allah SWT untuk merasakan sakit ini, momok covid 19, yang terbawa pulang dari Jakarta ke Surabaya setelah saya sekeluarga menemani kakak yang kritis sejak senin 8 Nov karena sakit kanker payudara stadium 4

Terus kakak wafat 10 Nov lalu.
Setelah pemakaman pastinya mulai ada tamu yang datang dan juga tahlilan orang kampung tetangga (tetangga masjid) karena teman kakak juga banyak banget,

Ternyata pastinya ada para tamu yang tidak menerapkan protokol kesehatan, akhirnya tidak disadari merambat ke kami, yaaa begitulah kira-kira

Lalu mulai tumbang 1 persatu mulai kakak-kakak dan keponakan saya, awalnya sambat meriang panas bla3,

Tiba-tiba menyusul saya & di total yang sudah tumbang 16 orang (keluarga Jakarta sebagian di opname yang tua-tua dan sebagian isolasi mandiri, saya, suami dan 2 anak Daffa & Reno mulai terasa saat balik Surabaya naik mobil pribadi alias katut tumbang)

Mohon doanya sahabat2 tersayang. Kami masih melewati masa kritis dan harus dilawan supaya imun naik

Saya pulang Surabaya jumat 13 Nov, lalu dirawat di Graha Amerta selasa 17 Nov selama 2 malam, dan baru 20 Nov kemarin pindah ke RS Soetomo

Saya opname dan di layani dengan sangat baik di RIK : 3 dan sekarang pindah ke RIK : 1 RS. Dr. Soetomo semacam ICU nya

Sendirian pol ...

Alhamdulillah dokter dan perawat super duper baikkk

Gus dan anak-anak opname di RS Pasuruan diurus oleh adeknya Pak Bupati (tidak separah saya Alhamdulillah)

Selma putri saya isolasi mandiri di Jakarta bersama para sepupunya

Rumah Gayungsari sudah di semprot steril dari 2 hari ini

Pasukan swabs gantian
Mohon maaffff
Mohon doanya buat kami sekeluarga yaaa

Terimakash ya ini yang bisa saya ceritakan dengan tidur tengkurap berjam-jam mungkin sebagai salah satu cara untuk memperbaiki sistem pernafasan (sesak luar biasa)

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved