Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kantornya Dibanjiri Karangan Bunga dari Masyarakat, Begini Respon Pangdam Jaya Mayjen Dudung

Karangan bunga itu berisi dukungan terhadap TNI-Polri dalam upaya penegakan protokol kesehatan.

Tayang:
(Tribun Jakarta/Nur Indah)
Karangan bunga di depan Makodam Jaya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman baru-baru ini memberikan pernyataan tegas kepada Front Pembela Islam (FPI).

Seperti diketahui, dirinya pun memberikan perintah untuk mencopot baliho Habib Rizieq Shihab.

Semula, petugas Satpol PP melakukan penurunan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

Hal tersebut dilakukan lantaran pemasangan baliho tanpa izin.

Suasana karangan bunga di depan Makodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).
Suasana karangan bunga di depan Makodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Namun, pihak FPI justru kembali memasang baliho-baliho itu.

Oleh karena itu, TNI turun tangan.

"Ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau pasang baliho itu udah jelas ada aturannya, ada bayar pajaknya, tempatnya sudah ditentukan."

"Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, enggak ada itu," kata Dudung.

Dudung pun memastikan, operasi untuk menurunkan baliho Rizieq masih akan terus berlanjut.

"Dan ini akan saya bersihkan semua, tidak ada itu baliho yang mengajak revolusi dan segala macam," katanya.

Baca juga: Sejumlah Artis Datangi Makodam Jaya, Dukung dan Apresiasi Langkah TNI Jaga Stabilitas Keamanan

Sikap tegas Pangdam Jaya itu menimbulkan reaksi pro dan kontra di tengah masyarakat.

Ratusan karangan berjejer rapi di Makodam Jaya, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020). 

Karangan bunga itu berisi dukungan terhadap TNI-Polri dalam upaya penegakan protokol kesehatan.

Karena jumlahnya yang cukup banyak, beberapa karangan bunga ada yang  diletakkan di akses jalan menuju Makodam Jaya. 

“Lawan dan Tindak Para Penyebar Covid-19 dan Covidiot!!,” begitu isi tulisan salah satu karangan bunga dari Komunitas Seniman Kota Tua. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved