Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer

Berita Manado Populer: Kisah Haru Guru di Bolmong, Buron di Bitung Ditangkap Dekat Basis KKB Papua

Buron pernah memarangi Lurah Wangurer Timur Heimans Kansil. Kejadian di Bitung, 14 September 2020 lalu.

handover
Salah satu guru honorer di SDN Ollot, Kabupaten Bolmut saat menggelar kegiatan belajar di rumah siswa. 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Berita tentang kisah harus guru di Bolmong dan buron di Bitung ditangkap di dekat basis KKB Papua mendapat perhatian pembaca website ini.

Kedua ini berita termasuk berita Manado populer pada Senin (23/11/2020).  Berikut lebih lengkap isi kedua berita tersebut. 

1. Buron di Bitung Ditangkap Dekat Basis KKB Papua 

ARH alias Ariz (33), warga Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) ditangkap polisi. Ariz adalah terduga kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Pelaku menjadi buron polisi selama dua bulan 5 hari.

Ia ditangkap di dekat basis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Kamis 19 November 2020 sekitar pukul 21.00 waktu setempat. 

Kapolsek Maesa AKP Taufik Arifin ditangkapnya pelaku tidak mudah.

Tim Resmob Polsek Maesa harus terbang ke Provinsi Papua. Lalu masuk ke daerah pedalaman Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, Papua.

Tim Resmob Polsek diabadikan saat mengamankan terduga tersangka penganiayaan kepada seorang lurah di Kota Bitung.
Tim Resmob Polsek diabadikan saat mengamankan terduga tersangka penganiayaan kepada seorang lurah di Kota Bitung. (istimewa)

"Tepatnya di jalur masuk Sungai Kwari, di mana lokasi itu dekat dengan basis KKB Papua," tutur AKP Taufik Arifin, Senin (23/11/2020).

Sebelum menangkap buron, tim resmob Polsek Maesa pada Rabu (18/11/2020) mendapat bahan keterangan (baket) bahwa pelaku yang berstatus daftar pencarian orang (DPO) berada di Distrik Kenyam, Papua.

Pihaknya kemudian langsung koordinasi dengan tim lidik Polres Nduga Polda Papua dan diperoleh informasi bahwa benar keberadaan pelaku di sana.

Tim Resmob Polsek Maesa yang dipimpin Ipda Oktin lalu bertolak ke Timika Papua.

Kemudian setibanya di sana melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Nduga. Lalu melapor di polres persiapan Polres Nduga yang ada di pedalaman.

Menggunakan pesawat perintis dan memakan waktu sekitar satu jam perjalanan rombongan tim Resmob Polsek Maesa tiba.

Setelah berkoordiasi, pada Kamis (20/11/2020) malam hari, tim Resmob Polsek Maesa atas perintah Kapolres Nduga agar tidak ikut giat grebek dan menangkap pelaku.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved