Breaking News:

News

Kejadian Aneh Belum Terungkap, Perampok Yang Lari ke Rawa Penuh Eceng Gondok Tidak Ditemukan

Pencarian satu orang perampok yang melarikan diri ke dalam rawa dilanjutkan. Namun meski rawa penuh eceng gondok sudah digali tetap saja tidak ada.

SERAMBINEWS.COM/ SA'DUL BAHRI
Warga membersihkan rawa dari eceng gondok dan gambut yang diduga lokasi hilangnya perampok bersebo di rawa Ujong, Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (20/11/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah 5 hari perampok toko emas yang melarikan diri ke dalam rawa penuh eceng gondok dilaporkan warga menghilang. 

Hingga hari ini Sabtu 21 November 2020 sejak Selasa (17/11/2020). 

Padahal saat pengejaran, banyak warga yang melihat satu orang perampok tersebut masuk ke dalam rawa

Dan setelah dikepung perampok itu tak muncul hingga saat ini. 

Bahkan warga sudah menggali rawa, tetap saja, perampok itu tidak ditemukan. 

Warga membersihkan rawa dari eceng gondok dan gambut yang diduga lokasi hilangnya perampok bersebo di rawa Ujong, Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (20/11/2020).

Jejak pria bersebo pelaku perampokan toko emas di Jalan Teuku Umar Meulabo, kawasan Desa Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat tidak ditemukan dalam rawa yang sudah digali oleh warga.

Sementara pelaku hingga Sabtu (21/11/2020) tidak ditemukan,

Warga menunjukkan lokasi menghilangnya pelaku perampokan toko emas di rawa-rawa kawasan Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (18/11/2020).

meski warga dalam jumlah banyak dikerahkan untuk pembersihan lokasi hilangnya perampok bersebo di rawa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (20/11/2020) hingga menjelang Magrib.

Warga secara perlahan-lahan menggeser eceng gondok, menariknya ke tepi rawa.

Kedalaman air sekitar satu meter lebih itu, membuat warga harus ekstra hati-hati.

Guna menghindari ranjau di dalam air tersebut seperti paku, pecahan kaca, dan duri lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga lainnya ikut menyaksikan pembersihan rawa tersebut .

Guna memastikan pelaku apakah tenggelam di rawa tersebut atau tidak.

Namun, upaya itu belum juga berhasil menemukan jejak pelaku yang diduga tenggelam di rawa tersebut.

“Pelaku belum ditemukan, kita sudah menggelar lidik,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda melalui Kasat Reskrim AKP Parmohonan Harahap kepada kepada Serambinews.com, Sabtu (21/11/2020).

Disebutkan, pelaku perampokan hampir semua saksi menyebutkan, jika pelaku hilang di rawa tersebut dan disaksikan oleh banyak orang.

Sehingga, pihaknya melakukan pembersihan lokasi tersebut, dengan menggali dan membuang semua eceng gondok di rawa tersebut.

Namun, jejak pelaku belum ditemukan.

Saat kejadian, di sekeliling kolam tersebut terjadi pengepungan warga yang berada di tepi rawa.

Sehingga, sangat mustahil jika pelaku ke luar dari kolam tersebut, sebab terus diawasi selama 24 jam.

“Kami membantu pihak kepolisian untuk membersihkan rawa yang diduga lenyapnya pelaku perampokan toko emas di rawa tersebut. Sehingga warga kita secara bersama membersihkan rawa tersebut secara manual,” kata Patani, Keuchik Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan.

Disebutkan, warganya hanya sebatas mengerjakan pembersihan rawa itu saja, guna mencari jejak pelaku yang dikerjakan secara manual.

Rawa tersebut, sebenarnya bisa cepat dibersihkan jika menggunakan alat berat.

Sebab, eceng gondong dan gambut terlalu banyak, sehingga tidak selesai satu hari untuk dibersihkan jika dikerjakan secara manual.

“Untuk sementara waktu dari hasil pembersihan yang sudah dilakukan hingga menjelang magrib, belum ditemukan jejak pelaku atau tanda-tanda bahwa pelaku ada di rawa tersebut,” jelas Patani.

Seperti diberitakan sebelumnya, perampokan terjadi pada salah satu toko emas di Jalan Teuku Umar, Meulaboh, Aceh Barat, pada Selasa (17/11/2020) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Aksi tersebut dilakukan pria bersebo seorang diri, dengan berbekal senjata tajam dan kunci L berbentuk linggis ukuran besar.

Pelaku berhasil menggasak 30 mayam emas dan kemudian ia menghilang di semak-semak rawa.

Hingga Kamis (19/11/2020) kemarin, pelaku belum ditemukan.

Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat saat perampokan terjadi, di dalam toko itu terdapat tiga orang.

Yaitu pemilik toko bernama Amin (57), seorang perempuan yang sedang melakukan transaksi, dan ayah si perempuan tersebut yang duduk di sudut pintu toko.

Tiba-tiba, datang seorang pria bersebo memakai baju kemeja putih tak terkancing.

Lalu, ia masuk ke dalam toko dengan melintasi pria yang sedang duduk tersebut.

Lalu, tanpa berbicara pria bersebo tersebut langsung memecahkan lemari kaca tempat perhiasan emas dipajang yang posisinya tak jauh dari lokasi berdirinya perempuan yang sedang melakukan transaksi jual beli emas tersebut.

Peristiwa itu seketika membuat kaget orang-orang yang ada di dalam dan di sekitar toko tersebut.

Perempuan yang sedang bertransaksi seketika lari ke luar.

Sementara pemilik toko, spontan mengangkat kursi tempat duduknya sambil bergerak mundur kebelakang untuk menjaga jarak dan kemudian melemparnya ke arah pelaku.

Namun, sebelum kursi tersebut melayang, pelaku lebih dulu berhasil mengambil sejumlah perhiasan emas yang ada di dalam lemari kaca.

Pelaku juga berhasil menghindar dari lemparan kursi dari pemilik toko yang mengarah ke tubuhnya.

Setelah itu, pelaku melarikan diri dari kejaran warga dan akhirnya menghilang di tengah rawa yang dipenuhi eceng gondok. (*)

Artikel ini telah tayang di:

Serambinews.com dengan judul Jejak Pria Bersebo Perampok Toko Emas di Aceh Barat tak Ditemukan Dalam Rawa,

https://aceh.tribunnews.com/2020/11/21/jejak-pria-bersebo-perampok-toko-emas-di-aceh-barat-tak-ditemukan-dalam-rawa?page=all

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Editor: Handhika Dawangi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved