Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

Bar Kecil di Pinggiran Kota Ini Punya Larangan Unik: Jangan Bicara Soal Virus Corona

Sang manejer dari bar kecil itu menerapkan aturan melarang keras membicarakan semua hal terkait virus corona, lockdown, atau virologi.

Editor: Rizali Posumah
ALBERTO PIZZOLI/AFP
Sebuah foto yang diambil pada 19 November 2020 di Feeling Bar di pinggiran Roma menunjukkan pemilik bar Cristina Mattioli berpose dengan tanda (Atas L) bertuliskan Dilarang berbicara tentang virus corona dan yang lainnya menyarankan untuk berdebat tentang berita , orang, sejarah atau budaya umum, selama pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus korona baru. Di bar kecil dekat Roma ini, pemiliknya telah memutuskan untuk menyarankan pelanggan untuk berhenti berbicara tentang topik virus corona yang ada di mana-mana dan menimbulkan kecemasan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peraturan unik diterapkan oleh sebuah bar kecil yang berada di pinggiran Kota Roma

Sang manejer dari bar kecil itu menerapkan aturan melarang keras membicarakan semua hal terkait virus corona, lockdown, atau virologi.

Larangan ini tertulis jelas di poster yang diletakkan di atas bar. 

Manajer bar itu berharap dapat memberi kliennya waktu istirahat sejenak dari pandemi global sambil minum kopi, seperti yang dilansir dari AFP pada Jumat (20/11/2020).

"Kami telah membicarakan hal yang sama selama berbulan-bulan, jadi kami memilih untuk meringankan suasana," kata Cristina Mattioli, manajer dari "Feeling bar", kepada AFP.

Sebagai negara Eropa pertama yang dilanda pandemi, Italia telah berada di bawah bayang-bayang ancaman Covid-19 lebih lama dari kebanyakan negara Eropa lainnya, dan mengalami salah satu lockdown terberat.

Setelah beberapa pekan selama musim panas, di mana kehidupan hampir kembali normal, kasus pandemi kembali melonjak, dengan kematian meningkat setiap hari.

"Ini sama sekali bukan tentang penyangkalan, atau tidak memahami kesulitan dari apa yang dunia sedang alami, tetapi hanya tentang memberi diri Anda istirahat," kata Mattioli.

Apapun selain itu Wanita 35 tahun itu mengatakan sebagian besar pelanggan di bar telah bereaksi positif terhadap larangan yang ia berikan.

Di bar yang dihiasi dengan kotak kayu berisi teh di dinding dan menawarkan beragam sandwich serta kue kering, Bruna Piazza, seorang pelanggan tetap yang datang berpikir larangan itu adalah ide yang bagus.

"Kami sudah muak dengan pembicaraan tentang Covid, kami tidak tahan lagi, kemanapun kami pergi kami hanya membicarakan tentang Covid," kata pria berusia 58 tahun itu.

"Saya senang berbicara tentang apa pun kecuali itu, saya lebih suka berbicara tentang cuaca, atau selebriti," tambahnya.

Virus corona selalu ada di mana-mana, mulai dari handsanitizer hingga masker yang dipakai oleh semua orang yang tidak makan dan minum.

Kafe itu sendiri harus tutup lebih awal, pada pukul 6 sore, di bawah perintah pemerintah yang dirancang untuk mengendalikan tingkat infeksi virus corona.

Untuk membantu mengalihkan perhatian orang, Mattioli telah memasang poster lain yang menawarkan ide untuk percakapan, termasuk sejarah dan budaya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved