Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penipu Cantik

Uang Arisan Rp 1 Miliar Dibawa Kabur Janda Muda Berusia 21 Tahun, Mekanisme Arisan Menurun

Anggotanya lebih dari 100 orang, mulai dari warga kota Muaradua OKU Selatan hingga daerah Baturaja, Palembang, Lampung dan Jakarta.

Editor: Indry Panigoro
ist
Lusi Tania saat ini menjadi buruan anggota arisan onlinenya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Uang arisan sekitar Rp 1 miliar dibawa kabur janda muda.

Kejadiannya, di OKU Selatan, Sumatera Selatan ( Sumsel ).

Janda berusia 21 tahun membawa kabur uang arisan online sekitar Rp 1 miliar.

Wanita bernama lengkap Lusi Tania yang berpenampilan serba mewah ini kini viral di media sosial.

Adapun Lusi Tanian merupakan bandar arisan yang menghimpun dana dan anggota melalui group whatsapp.

Anggotanya lebih dari 100 orang, mulai dari warga kota Muaradua OKU Selatan hingga daerah Baturaja, Palembang, Lampung dan Jakarta.

Baca juga: Ajun Perwira Ternyata Takkan Dapat Warisan dari Jennifer Jill, Permintaan Anak-anak Ipel Bikin Haru

Anggota mengalami kerugian mulai dari Rp 3 juta perorang hingga lebih ratusan juta.

Wanita yang tinggal di Wilayah Kampung Sawah Kelurahan Pasar Kecamatan Muaradua OKU Selatan tersebut viral di Facebook.

Ia telah meninggalkan rumah bersama keluarga Senin (16/11/2020) dinihari.

"Rumahnya sudah kosong, pergi meninggalkan rumah dua hari lalu tanpa pamit mengendarai tiga sepeda motor,"ujar tetangganya berinisial AN.

Sementara seorang korban yang tertipu arisan oleh pelaku Poni (32 tahun), warga Tebing Gading Kelurahan Batu Belang, mengaku telah mengikuti arisan sejak empat bulan lalu.

Uangnya Rp 100 juta dibawa lari oleh pelaku.

Lusi Tania saat ini menjadi buruan anggota arisan onlinenya.
Lusi Tania saat ini menjadi buruan anggota arisan onlinenya. (ist)

"Total semuanya lebih dari Rp 100 juta karena ikut arisanya tidak hanya satu sejak 4 bulan lalu,"ujar Poni, Rabu (18/11/2020).

Dikatakan Poni, ia dan rekannya tergiur dan percaya lantaran pelaku berpenampilan serba mewah dan mekanisme arisan menurun tersebut dinilai menguntungkan para anggotanya.

Terkait penggelapan uang tersebut, Poni dan belasan korban yang merasa dirugikanakan segera melaporkan pelaku kepihak kepolsian untuk menangkap pelaku yang telah melarikan diri tersebut.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved