Breaking News:

Lanud Sam Ratulangi

Ingatkan Prajuritnya, Danlanud Sam Ratulangi: Jarimu Harimaumu!

Pesan Abram Tumanduk itu disampaikan dalam Jam Komandan di Balai Prajurit Lanud Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (19/11/2020)

Dokumen Lanud Sam Ratulangi Manado
Danlanud Sam Ratulangi Manado Kolonel Pnb Abram Tumanduk. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Sam Ratulangi Kolonel Pnb Abram Robert A Tumanduk kembali mengingatkan para prajurit TNI berhati-hati menggunakan media sosial (medsos). 

Pesan Abram Tumanduk itu disampaikan dalam Jam Komandan di Balai Prajurit Lanud Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (19/11/2020).

"Ada istilah, mulutmu harimaumu. Namun saat ini, jarimu adalah harimaumu! Sehingga berhati-hatilah dengan membuat maupun meneruskan info apapun melalui media sosial," kata Abram.

Menurutnya, medsos adalah milik pribadi. Namun saat di-share, bukan lagi milik pribadi. Tapi menjadi konsumsi publik.

"Ingat! Seluruh prajurit terikat dan berjanji bersumpah untuk menaati semua aturan yang melekat sebagai prajurit TNI. Apa yang di-share bisa berdampak luas jika tidak sejalan kebijakan negara," pesannya.

Baca juga: Berita Manado Populer: Danlantamal VIII Manado Pernah Jadi Loper Koran dan Andrei Angouw Lantik Tim

Sebab, sebagai anggota TNI merupakan representasi Tentara Nasional Indonesia, di manapun dia pergi dan berada.

"Karena itu, bijaklah menggunakan media sosial", ujarnya mengingatkan yang dikutip dari rilis yang terima tribunmanado.co.id, Kamis (19/11/2020) malam.'

Prajurit Lanud Sam Ratulangi Manado saat menerima arahan Danlanud Kolonel Pnm Abram Tumanduk.
Prajurit Lanud Sam Ratulangi Manado saat menerima arahan Danlanud Kolonel Pnm Abram Tumanduk. (Dokumen Lanud Sam Ratulangi Manado)

Tak kalah penting, Danlanud menggarisbawahi tentang kepedulian atasan kepada bawahan, kepedulian sesama anggota/rekan sekerja.

Saling mengingatkan sebagai satu keluarga besar Lanud Sam Ratulangi. Apabila ada yang mulai kelihatannya menyimpang dari jalurnya, agar diingatkan sebagai sesama saudara, adik-kakak.

"Prinsip kekeluargaan kita junjung tinggi," pinta lulusan AAU 1997.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved