Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Rabu 18 November 2020

RHK - Rukun dan Satu Hati

Kerukunan adalah karunia Allah. Rukun dan damai, akan dikaruniakan Allah bagi kehidupan komunitas manusia yang heterogen

Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa
Renungan Harian Kristen 

Roma 15:5-6

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kerukunan adalah karunia Allah. Rukun dan damai, akan dikaruniakan Allah bagi kehidupan komunitas manusia yang heterogen atau majemuk. Kerukunan akan Tuhan karuniakan bagi setiap orang yang teguh berpegang dan hidup dalam firman Tuhan. Jadi, jika kita hidup sesuai dengan firman Tuhan, melakukan segala kehendak-Nya, maka kita akan menikmati kerukunan dengan orang-orang di sekitar kita.

Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen (Istimewa)

Dengan karunia kerukunan Allah itu, kita satu hati dan satu suara memuliakan Allah. Jadi tujuan akhirnya adalah kita hidup dalam kemuliaan Allah. Kerukunan adalah kenikmatan hidup di dunia dan akan menjadi modal bagi kita untuk hidup kekal bersama Tuhan Yesus dalam kemuliaan-Nya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus." (ay 5, 6)

Semua manusia sebagai makhluk sosial yang normal, menginginkan hidup rukun dan damai. Baik dalam lingkungan keluarga, jemaat, bertetangga, bergaul, bermasyarakat, berorganisasi, bekerja bahkan di mana saja kita berinteraksi dengan sesama.

Tidak ada manusia yang sempurna. Tidak ada manusia yang persis sama antara satu dengan yang lainnya. Kembar sekalipun tetap berbeda. Dan perbedaan ini sebenarnya merupakan dasar dari kerukunan yang dikaruniakan Kristus bagi kita. Kerukunan terjadi karena ada perbedaan.

Ketika kita mengerti, memahami dan menerima perbedaan tanpa mempertentangkannya, maka ke sanalah Tuhan mengaruniakan hidup rukun atau kerukunan dan kedamaian. Jadi, kerukunan adalah hadiah Allah bagi kita yang hidup saling mengasihi tanpa batas, yakni mengasihi dengan hati yang tulus dan ikhlas kepada sesama.

Jika kita hidup rukun, maka kita akan satu hati dan satu suara bahkan satu langkah serta maju bersama hidup dalam Tuhan. Maka dengan demikian, hidup kita benar-benar telah menjadi hormat dan kemuliaan, Allah Bapa kita di dalam Tuhan Yesus.

Baca juga: Ustaz Maaher Bela Diri, Anggap Makian kepada Nikita Mirzani Tergantung Budaya Orang: Kita Bisa Nilai

Baca juga: Kebakaran Tadi Malam, Mobil Nissan Latio Terbakar, Pengakuan Pengemudi: Percikan Api dari Kap Mesin

Baca juga: DAFTAR Harga Handphone Xiaomi Bulan November 2020, Lengkap dengan Spesifikasinya

Memang semuanya itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semuanya butuh proses dan butuh pengorbanan. Justeru di situlah nilai kerukunan itu. Tantangan, perbedaan, pergumulan, persoalan hidup seseorang sering menjadi alat penguji ketahanan dan keteguhan kita berpegang pada firman Tuhan.

Tapi jika kita tetap kukuh teguh hidup dalam Tuhan, melakukan segala kehendak-Nya dan hidup dalam kasih yang diajarkan-Nya, maka kerukunan, damai sejahtera dan sukacita akan menjadi milik kita bersama orang-orang di sekitar kita, dimulai dari keluarga kita sendiri.

Karena itu, hentarlah hidup keluarga Kristen kita pada keteguhan dan kekokohan iman, dengan melakukan firman-Nya sehingga kita sekalian menjadi berkat bagi semua orang, kita hidup rukun dan damai dan satu hati, satu suara, satu langkah dan satu iman,hidup memuliakan Allah kita dalam Tuhan Yesus. Amin

Doa: Tuhan Yesus, mampukan kami terus teguh dan kokoh hidup di dalam firman-Mu. Karuniakanlah kerukunan kami, agar kami semua bersama hidup memuliakan nama-Mu. Amin

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved