Penanganan Covid
Ketua Satgas Klarifikasi Soal Pemberian Masker ke Acara Rizieq Shihab, Doni: Bukan Upaya Dukungan
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo memberikan penjelasan mengenai pemberian masker dan hand sanitizer ke acara Rizieq Shihab
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kerumunan massa yang ditimbulkan oleh acara pemimpin organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab rupanya berbuntut panjang.
Bagaimana tidak, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya.
Keduanya dianggap dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2020).
Sedangkan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo memberikan penjelasan mengenai pemberian masker dan hand sanitizer ke acara Rizieq Shihab di Petamburan.
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab itu menggelar pernikahan putrinya di kediamannya di Petamburan, Jakarta Barat.
Pemberian masker dan hand sanitizer di acara tersebut menuai pro dan kontra.
Pasalnya, acara yang diselenggarakan mengundang puluhan ribu orang.
Sedangkan saat ini masih dalam pandemi Covid-19 dan masyarakat diminta untuk tidak berkerumun.
Bentuk pemberian masker itu sontak saja menjadi sorotan publik.
Baca juga: Panjatkan Doa-doa Nabi Ayyub AS yang Mustajab Ini Ketika Ditimpa Cobaan Berat dan Musibah Penyakit

Pemerintah dituding mendukung acara tersebut.
Mengenai hal itu, Doni Monardo pun memberikan klarifikasi.
"Pemberian masker ini bukanlah merupakan bagian dari upaya mendukung acara," ujar Doni dalam Konferensi Pers secara virtual dari Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (15/11/2020).
Melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu, Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menjelaskan bahwa pemberian masker merupakan langkah terakhir setelah sebelumnya kegiatan di Petamburan dinilai tak dapat lagi dicegah.