Penanganan Covid
Cegah Covid-19, Christiano Talumepa Tegaskan Seluruh SKPD Pemkab Boltim Lakukan Swab Test
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus berupaya melakukan pencegahan Covid-19
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus berupaya melakukan pencegahan Covid-19.
Bahkan hingga saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim masih terus melakukan tes swab kepada pegawai lingkup Pemkab Boltim hingga jajaran Polres Boltim.
Terkait penanganan pencegahan Covid-19 di lingkup Pemkab Boltim, Pjs Bupati Boltim Christiano Talumepa menekankan, agar semua pegawai di lingkup Pemkab Boltim dilakukan tes swab dan tetap menerapkan protap kesehatan Covid-19.
"Terkait dengan Covid-19, sudah sering saya sampaikan beberapa waktu lalu bahwa Covid-19 ini akan diketahui ketika kita melakukan tes, sehingga ketika ada yang terkonfirmasi positif maka segera dilakukan tracking pada orang yang Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) terhadap pasien positif Covid-19 dan kemudian ditreatmen," jelasnya.
Baca juga: BPJamsostek Kembali Gelar Paritrana Award, Penilaian Bertambah, Perlindungan Relawan Covid-19
Baca juga: Ini Pesan Pjs Bupati Boltim Christiano Talumepa kepada 88 CPNS Boltim 2019
Baca juga: Ombudsman Singgung Presiden Jokowi dan Anies, Antisipasi Kepulangan Habib Rizieq, Kerumunan Terjadi
Lanjutnya, pihak Pemkab Boltim melalui Dinkes Boltim telah melakukan swab di beberapa SKPD.
"Dan dari hasil tes swab tersebut ada yang positif dan saya telah menginstrukan kepada Kadis Kesehatan Eko Marsidi untuk melakukan tracking yang KERT di SKPD dan ini wajib," jelasnya.
Ia menegaskan, semua SPKPD harus melakukan tes tidak ada yang terkecuali.
"Saya sudah mengawali untuk tes swab waktu lalu saya yang pertama di swab kemudian para pejabat eselon," ujarnya.
Baca juga: Curiga Kancing Tas Berubah, Pria Ini Kehilangan Rp 50 Juta di Bagasi Pesawat, Ini Respon Maskapai
Ia menambahkan, selain tes swab dirinya juga mengimbau agar semua pihak harus tetap waspada karena di kantor semua akan saling berinteraksi anatara satu dengan yang lain.
"Di kantor kita interaksi dengan rekan kerja, di rumah berinteraksi dengan istri, suami, anak-anak dan orang orang tua, kalau kita tidak mau diperiksa maka kasihan keluarga yang di rumah," jelasnya.
Ia pun menegaskan, kepada seluruh kepala SKPD kalau ada pejabat staf yang tidak mau diperiksa diharapkan untuk segera melaporkan.
"Hanya kita semua yang dapat memutus rantai penularanya jadi harus dimulai dari diri kita sendiri. Mudah-mudahan hasil tes nanti tidak bertambah lagi makanya kita harus menjaga diri dan mematuhi protokol penangan Covid-19," ujarnya. (ana)
Baca juga: Beli Skutik Honda PCX Banyak Untungnya, Subsidi Rp 750 Ribu dan Gratis Helm Ekslusif
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: